Puluhan Warga Desa Semadin Lengkong dan Desa Kebebu Datangi Kapolsek Nanga Pinoh, “Menuntut Getah Pinus Hasil Sadap Mereka di Keluarkan”

66

KAB. MELAWI, FOKUS BERITA NASIONAL.COM | Jumat tanggal (21/06/2019) warga Desa Semadin Lengkong dan Desa Kebebu Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi mendatangi Kantor Polsek Nanga Pinoh, terkait dengan penangkapan Getah Pinus yang menggunakan truk KB.9842 AJ dan truk KB 8748 J pada hari Rabu malam sekira pukul 21.35 wib. Tanggal (19/6/2019.)

Penangkapan tersebut ditenggarai dugaan penyalahgunaan dokumen atau penjualan hasil kegiatan ilegal.

Menurut Sahdan Gawai selaku Ketua Kelompok Gapoktan mengatakan kepada media, mereka mendatangi Kapolsek hanya minta pertimbangan tentang Getah Pinus yang saat ini ditahan di kapolsek agar di keluarkan, “karena dari hasil itulah untuk kami menyambung hidup sehari hari paparnya.”

Sahdan Gawai juga minta kepada pihak pelapor, jika ada persoalan kegiatan yang berkaitan dengan lahan Inhutani, seharusnya berkordinasi dan jangan main lapor, kami warga masyarakatkan tidak begitu paham seperti apa mekanisme aturan yang diterapkan oleh perusahaan.

Toh selama ini kami yang menjaga serta memelihara dan menyelamat kan sisa sisa pohon pinus yang tersisa dari ancaman bahaya kebakaran yang sudah ditingalkan dan tidak diurus Inhutani selama kurang lebih 20 tahun.

Sahdan Gawai juga minta dengan hormat kepada pihak PT. Inhutani III unit Nanga Pinoh, kiranya saya atas nama mewakili dari pada Petani tolong dipertimbangkan, karena saya berkeyakinan adanya perusahaan disamping sifatnya berbisnis, disitu ada pembinaan untuk masyarakat setempat.

Sahdan Gawai juga berharap, ada indikasi lahan PT. Inhutani yang sudah dijual juga diproses juga, jangan memproses masyarakat kecil yang hanya menyadap Getah Pinus untuk kebutuhan kehidupan sehari-hari diproses hukum. Ujarnya.

Ditanya kenapa bapak menjual kepihak lain…ya…,karena mereka berani beli harga lebih tinggi, ya…jelas kami sebagai petani menjual kepada yang berani beli harga tinggilah toh mereka juga niatnya mau bantu petani jelasnya.

Kira kira bapak tahu tidak kalau yang beli harga tinggi itu adalah pembeli liar atau bukan yang ada kerjasamanya dengan pihak PT. Inhutani? Masalah itu kami tidak tahu, yang jelas kami ingin ada peningkatan harga dari hasil petani dan kami bekerja sesuai dengan aturan koperasi jelasnya. (ddk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini