07/06/2022
Post Visitors:28

Awaludin sebagai pendaftar Bakal Calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Bekasi hasil dari pengumpulan berkas pada Maret 2020 serta pada Rapimda tahun 2021 lalu, namanya telah lenyap begitu saja tanpa jejak.

FOKUS BERITA KABUPATEN BEKASI – Musda XV KNPI Kabupaten Bekasi yang rencananya akan digelar pada 2 Maret mendatang dengan dasar diperintahkan oleh DPD KNPI Jabar melalui tim Caretaker KNPI Kabupaten Bekasi pada 22 Februari lalu menuai polemik luar biasa.

Pasalnya Awaludin sebagai pendaftar Bakal Calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Bekasi hasil dari pengumpulan berkas pada Maret 2020 serta pada Rapimda tahun 2021 lalu, namanya telah lenyap begitu saja tanpa jejak.

Padahal menurutnya berkas sudah diantarkan secara lengkap dan telah membayar administrasi kepada DPD KNPI Jabar/Caretaker Kabupaten Bekasi.

“Saya sudah mendaftarkan sebagai Balon Ketua KNPI, dan telah menyerahkan dokumen asli berstempel basah ke panitia caretaker. Saya sudah mengikuti Rapimda juga, tapi janggal hasil keputusan penetapan balon dari KNPI Jabar pada 2 februari lalu, nama saya hilang,” tegas kader muda NU tersebut. Pada Selasa, (01/03/22).

Karena itu dirinya akan melakukan tuntutan atas preseden buruk yang terjadi, yang menurutnya bahwa kejahatan ini dilakukan oknum Caretaker secara terencana.

“Saya menuntut hasil pleno KNPI Jabar, cacat prosedur dan supaya segera mengganti Ketua Caretaker beserta jajaran, karena telah gagal menjalankan tugas, serta harus dibatalkan rencana Musda XV KNPI tanggal 2 Maret mendatang,” tandas Awaludin yang juga sebagai Pengurus Kadin Kabupaten Bekasi. (Frans)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: