oleh

Ruang Kelas SDN 2 Jangka Buya Terancam Ambruk Akibat Longsor

FBN # PIDIE JAYA – Bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Jangka Buya Gampong Jurong Teungoh kecamatan Jangka Buya Kabupaten Pidie Jaya terancam ambruk karena kondisi tanah perlahan mengalami longsor. Sabtu (12/6/2021)

Kondisi ini dikhawatirkan mengancam keselamatan para siswa yang sedang menimbah ilmu.

Berdasarkan pantauan wartawan Fokusberitanasional.Net, Jum’at (11/6/2021) , bangunan sekolah yang terancam ambruk ini sepanjang saluran pagar sekolah, Sebagian halaman belakang sekolah sudah mulai longsor.

Wartawan ditemui Kepala Sekolah (Kepsek) Ridwan S.Pd. mengakui sudah lama khawatir dengan kondisi bangunan sekolah. Mereka juga merasa takut ketika belajar mengajar tiba-tiba bangunan ambruk.

Dalam Belajar mengajar diruang kelas sangat dikhawatirkan. Karena longsoran tanah terus bertambah saat hujan, dan berharap dinas terkait secepatnya mencarikan solusi untuk mencegah ruang belajar yang akan terjadi ambruk untuk membuat penahan tanah biar bangunan sekolah tidak roboh, ucap kepsek.

Saat ini kami memang sudah sangat khawatir dengan kondisi tanah longsor di belakang bangunan sekolah, jika dibiarkan begitu saja, kemungkinan besar lama kelamaan akan bisa ambruk jika hujan deras tergerus air.

Sementara untuk antisipasi saat ini, pihak sekolah sudah berusaha dengan meletakan batu dan kedepan Insya Allah akan membuat penahan tanah dari karung yang diisi tanah dan ditanam bambu. Harapan kepsek.

Kemudian Wartawan menjumpai kepala Desa (Kades) Setempat, Muhammad Nur mengatakan, terkait dengan saluran tersebut pihak warga Gampong sangat memperhatikan dan usulkan dalam Musrenbang sering kita usulkan, walaupun tidak tercapai.

“Kami sangat mendukung, dan berharap saluran ini segera di bangun oleh pihak pemerintah, dengan memasang talud demi menjaga keselamatan warga baik siswa maupun guru dan juga bangunan sekolah.

Sambung kades, Jika Dinas terkait membiarkan begitu saja, maka jangan harap bangunan sekolah itu bisa selamat seutuhnya, apalagi saat kondisi hujan deras. Tuturnya. (Wanispijay)

Komentar

Fokus Berita Nasional