07/06/2022
Post Visitors:44

FOKUS BERITA KABGOR – Sangat memilukan nasib Keluarga Andris Olii (45) di tengah kemeriahan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijiriah pada Senin malam 2 Mei 2020 ludes dilalap si jago merah sekitar Pukul 20.10 WITA.

Kini keluarga tersebut kehilangan rumahnya saat ditinggal menghadiri 40-Hari keluarga duka di Bongomeme tiba-tiba ia mendapat kabar dimana rumahnya terbakar, di Dusun Botutopungo, Desa Pongongaila, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo. Rabu (04/5/2022).

Informasi yang didapat awak media ini dari sejumlah warga dilokasi kebakaran, dimana api bermula dari dapur. Sesuai keterangan dari Kepala Desa Pongongaila, Bapak Hamzah J Biu kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 Wita. “Ya, Kebakaran masih diduga, kalau bukan akibat korsleting listrik bisa juga dari tabung Gas, Elfigi” ucapnya Kades Pongongaila, Hamzah J Biu.

Tetangga bertiriak minta tolong. Warga yang saat itu berada di dekat rumah korban, berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Karena tiupan angin, membuat api dengan cepat membakar dapur rumah korban yang terbuat dari kayu sehingga cepat pula merambat ke atap dalam rumah

Beberapa saat kemudian, 1 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas pemadam kebakaran langsung melakukan upaya untuk pemadaman api yang sedang menyala dan melokalisir sumber apinya. Tak lama kemudian ketabahan 1 unit pemadam sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.

“Setelah kami sampai apinya besar. lambang warga memberi informasi ke kami,” kata anggota pemadam kebakaran.

Masih ditempat yang sama, Andris Olii pemilik rumah terbakar saat ditemui Fokus berita/NET mengatakan, Dirinya pada hari itu usai melaksanakan shalat ied bersama keluarganya menghadiri 40-Hari di keluarga duka di Bongomeme dan tiba-tiba ia mendapat kabar dimana rumah miliknya terbakar.

“Saya mendapat kabar melalui telepon rumah saya terbakar. Semua terbakar dan uang Rp. 20 Juta yang ada dilemari pakaian juga terbakar. Saya dan keluarga saya tinggal pakaian dibadan,” ucap Andris dengan mata berkaca-kaca.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa namun dalam peristiwa kebakaran tersebut kerugian sekitar Rp 250 Juta Rupuah. Berita ini hingga naik Online menurut keterangan beberapa saksi ditempat kebakaran dan sesuai yang disampaikan oleh Kepala Desa setempat Bapak Hamzah J Biu, “Kebakaran bisa saja dari tabung Gas dan bisa juga dari hubungan arus pendek pada instalasi listrik yang ada di dapur rumah,” singkat Hamzah J Biu.

Dalam kejadian yang sangat memilukan tersebut, terlihat Camat Pulubala, Fitriyati Pakaya, Kamarudin Mobiliu, Hamzah J Biu, Bunda Marinim Abdullah, Anggota Polsek Pulubala bersama anggota Koramil 1314-04/Tibawa serta petugas pemadam kebakaran dan ratusan warga. ( Id )

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: