SatLantas Polres Barito Utara Mulai Aktifkan Tilang Elektronik

4
Kepala Kepolisian Resort Barito Utara, AKBP Hendro Kusumo melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat LanTas)Polres Barito Utara AKP Reny Arafah menginformasikan bahwa “Persiapan untuk menerapkan ETLE di Muara Teweh sudah dikebut, lokasi pertama yang dipasang closed circuit television atau CCTV berada di persimpangan Jalan Merpati dan Jalan T Surapati, Kelurahan Melayu,” Jelas Kasat Lantas Wanita berhijab ini.

FBN – Muara Teweh || Satuan Lalu Lintas Polres Barito Utara segera menerapkan tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Program ETLE ini merupakan program pertama kali di terapkan dan di perkenalkan di wilayah Kabupaten DAS Barito yaitu pada Satuan Lalu Lintas(SatLantas) Polres Barut, Polda Kalimantan Tengah. Rabu (7/4/2021) siang.

Kepala Kepolisian Resort Barito Utara, AKBP Hendro Kusumo melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat LanTas)Polres Barito Utara AKP Reny Arafah menginformasikan bahwa “Persiapan untuk menerapkan ETLE di Muara Teweh sudah dikebut, lokasi pertama yang dipasang closed circuit television atau CCTV berada di persimpangan Jalan Merpati dan Jalan T Surapati, Kelurahan Melayu,” Jelas Kasat Lantas Wanita berhijab ini.

Kemudian AKP Reny Arafah menambahkan “Kami sedang melakukan persiapan akhir sebelum ETLE dilaunching pada bulan ini juga. Persiapan dengan memasang CCTV dan pendukung lainnya. Dan kami akan terus mensosialisasikan serta mengedukasi masyarakat soal adanya tilang elektronik atau ETLR, sehingga para pemakai jalan paham,” Ungkapnya.

Reny menginformasikan bahwa “Penerapan ETLE merupakan salah satu program 100 hari kerja Kapolri bidang penegakan hukum, (Gakkum) pada sektor lalu lintas. Penerapan ETLE akan mempermudah Polantas menindak pelanggaran lalu lintas.
Tujuan penerapan ETLE sebagai upaya preventif untuk menekan pelanggaran lalu lintas secara kuantitatif maupun kualitatuf serta memudahkan pengungkapan pelaku tindak kriminal. Contoh, sepeda motor pelaku pencurian uang dengan memecah kaca mobil di depan BRI bisa terdeteksi kamera CCTV MTC Satlantas,” Bebernya

Menurut Reny menambahkan “Sebagai tahap awal, pihak Satlantas Polres Barito Utara akan memasang CCTV di pertigaan Jalan Merpati. Dan selanjutnya direncanakan ke wilayah Dermaga, Jalan Pramuka, dan pusat ekonomi di Jalan Sengaji Hulu dan Hilir. Setidaknya ada 10 jenis pelanggaran lalu lintas yang bisa ditindak melalui tilang elektronik ETLE sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Sistem tilang elektronik akan diberitahukan kepada para pengendara melalui surat dalam jangka waktu tujuh hari. Jika tiga kali disurati tak ada tanggapan, ataupun pembayaran tilang di bank, polisi akan memblokir STNK.” Pungkasnya.

10 Kategori Pelanggaran ETLE :
(1).Melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan,
(2) Tidak mengenakan sabuk keselamatan,
(3).Mengemudi sambil mengoperasikan smartphone,
(4) Melanggar batas kecepatan,
(5) Menggunakan pelat nomor palsu,
(6) Berkendara melawan arus,
(7) Menerobos lampu merah,
(8) Tidak menggunakan helm,
(9) Berboncengan lebih dari 3 orang,
(10) Tidak menyalakan lampu saat siang hari bagi sepeda motor.

Sumber : Khalamantana.com/mel

(Van*/Len)