SDIT Al-Ihya Tanjung Gading Ikuti Lomba Budaya Mutu Tingkat Nasional

58

KAB. BATUBARA, FOKUS BERITA NASIONAL | Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Al-Ihya Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, mengikuti lomba budaya mutu pendidikan jenjang Sekolah Dasar yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Republik Indonesia.

Hari ini kami datang ke sekolah-sekolah untuk menilai, apakah portofolio yang telah dikirim sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata Nur Fitriana, Tim Visitasi Penilaian Lomba Budaya Mutu Pendidikan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kemendikbud Republik Indonesia, kepada wartawan di Kecamatan Sei Suka, Kamis (5/9/2019).

Ia mengatakan, lomba budaya mutu sekolah ini dilakukan beberapa tahapan. Pertama pendaftaran online. Kemudian seleksi dokumen portofolio sekolah dan selanjutnya tahap visitasi. Pada tahap visitasi ini akan dibuktikan apakah dokumen portofolio yang dikirimkan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Lomba mutu sekolah ini dibagi dalam beberapa kategori yaitu kategori Sekolah Negeri, Sekolah Rujukan, Sekolah Swasta dan Sekolah 3 T (terluar, tertinggal dan terpencil). Untuk Sekolah SD IT Al-Ihya Tanjung Gading termasuk ke dalam kategori Sekolah Swasta dan merupakan satu-satunya di Kabupaten Batubara yang dapat ke tingkat Nasional.

“Sekolah ini sudah meraih prestasi dibidang perpustakaan. Sekolah ini punya pojok/kantin baca. Selain buku-buku, di perpustakaan juga ada majalah serta koran yang dapat menambah minat baca siswa. Selain itu, ruang UKS. Sekolah tidak memiliki ruang khusus, namun mereka dapat menyulap dapur menjadi ruang UKS. Mereka juga dapat memanfaatkan barang bekas menjadi barang yang dapat digunakan,” ujarnya.

Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Batubara, Ilyas Sitorus berharap, lomba budaya mutu sekolah ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kabupaten Batubara. Tidak hanya keikutsertaan SD IT Al-Ihya saja, namun juga dapat diikuti lebih banyak sekolah lagi di Batubara.

Menurutnya, lomba budaya mutu sekolah ini bukan semata-mata menonjolkan fisik saja, tetapi juga kreatifitas anak dan guru serta peran para tua dan masyarakat. “Tadi kita lihat bagaimana kegiatan di perpustakaan.

Anak-anak secara bergantian memanfaatkan fasilitas perpustakaan. Selanjutnya bagaimana guru dan anak-anak dapat memanfaatkan barang-barang bekas sehingga dapat berguna. Kita harap hal-hal seperti ini dapat diterapkan di sekolah lain,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Sekolah SD IT Al-Ihya Tanjung Gading, Iswanto mengapresiasi Dinas Pendidikan Batubara yang telah turut hadir serta memberi dukungan dalam kegiatan ini. “Ini jadi kebanggaan bagi kami dan jadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan mutu sekolah terkhusus anak-anak kita yang ada di Kecamatan Sei Suka,” ujarnya.

Reporter: Supriadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini