Sebut DPR Drakula, DPRK Lhokseumawe Indahkan Petisi Mahasiswa Lhokseumawe

49

LHOKSEUMAWE, FOKUS BERITA NASIONAL | Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe-Aceh Utara beserta para mahasiswa lainnya lakukan aksi demonstrasi, Didepan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Kota lhokseumawe, Senin (30/09/2019).

Aksi itu bertujuan tuntut tuntas perlakuan aparat agar bertanggung jawab atas jatuh nya korban saat aksi demonstrasi. Dalam orasinya, Salah satu orator menyebutkan bahwa aparat kepolisian yang tega membantai habis habisan para mahasiswa yang berdemonstrasi tak lebih dari seorang pampir “Tau apa itu pampir? Tau kawan kawan? Maka lihatlah beberapa oknum Kepolisian yang beringas, membantai bagai menghisap darah rakyat Indonesia, Hanya satu kata lawan” Pekik Arwan syahputra, Koordinator Pendamping (30/09/2019).

“begitu juga dengan DPR kita yang sudah bagai Drakula, tega teganya menghisap hak hak rakyat Indonesia, tanpa mempertimbangkan keadilan sosial dalam hal perbutan Undang undang” Tandasnya.

Sementara itu, Agung Septrianda selaku Koordinator lapangan membacakan seluruh tuntutan para mahasiswa dan pelajar kota lhokseumawe, “Ada 3 tuntutan kita, yakni Polri wajib menindak tegas Aparat kepolisian yang diluar etika kepolisian, mendesak Kapolri agar mencopot Kapoldasu jika tak bisa menangani masalah aparat yang Represif di sumut, dan meminta DPRK Lhokseumawe agar menyurati presiden untuk menerbitkan PERPU KPK” Pungkas Agung.

Aksi yang berlangsung dengan damai dan tertib itu akhirnya mendapat respon DPRK Lhokseumawe, mereka juga menyayangkan tindakan represif oknum kepolisian “Jika itu benar maka kami dari DPRK Lhokseumawe mengecam atas tindakan represif oknum kepolisian” ungkap salah satu perwakilan anggota Dewan.

Seluruh tuntutan mahasiswa yang aksi didepan gedung DPRK lhokseumawe itu akhirnya juga di tanda tangani dan distempel basah oleh anggota dewan yang menemui mahasiswa dan mereka berjanji segera mengindahkan keinginan mereka. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini