Sejumlah Wilayah di Kabupaten Batubara Sumatera Utara Terendam Banjir

59

Kab.Batubara – FBN | Tingginya curah hujan mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, terendam banjir.

Ribuan warga terpaksa mengungsi ke rumah family dan sebahagian masih ada yang bertahan di tenda pengungsian.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Batubara BukhariI Imran mengungkap, jumlah rumah warga yang digenangi banjir telah merendam desa tempat kediaman Bupati kabupaten Batu Bara, tepatnya di desa Kwala Gunung.

Bahkan, bencana banjir tersebut hingga menerjang desa yang tak jauh dari kediaman mayoritas keluarga besar Bupati kabupaten Batubara, tepat di perbatasan antara Desa 4 Negeri dan desa Simpang Dolok.

“Dengan rincian 73 rumah warga di Desa Kwala Gunung dengan tingkat keparahan sebanyak 27 KK dan sebanyak 15 KK di Desa Empat Negeri” ungkap Bukhari Imran melaporkan, melansir dari Kontra.ID, Senin (28/10/19).

Situasi bencana itu membuat desa tempat tinggal Bupati Kabupten Batubara Zahir dalam keadaan darurat banjir. Bahkan data sementara dari kepala BPBD Batubara, Anwardi, menyebut korban yang terdampak diperkirakan sebanyak 1.087 rumah.

‚ÄúTermasuk tempat tinggal Bupati (diantara perbatasaan) Desa 4 Negeri dan Kwala Gunung juga dilanda banjir,” pungkas Anwardi,

Namun di tengah bencana melanda warga di desanya, Bupati kabupaten Batubara Zahir, malah pergi meninggalkan daerah yang tengah dia pimpin saat ini.

Usut punya usut, ternyata Politikus Partai PDI – Perjuangan itu dikabarkan pergi ke luar kota secara diam-diam.

Bahkan kepergianya ke ibu kota jakarta tidak terjadwal agendanya di bagian Humas dan Protokol Setdakab Batubara.

“Saya kurang tau agenda bapak di Jakarta, enggak terjadwal di protokol, ‘mendadak’ kemarin berangkatnya sama bang Tampan, Pak sekda juga berangkat ke Jakarta tapi dalam agenda lain,” Sebut Kabag Humas Pemkab Batubara, Zamzamy Elwadip, Senin (28/10/19).

Sementara dengan kondisi kosongnya dana siap pakai yang tersisa di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batubara saat ini, Sekretaris BPBD setempat Rita Desliana mengaku pesimis bisa mengcover seluruh kebutuhan warga yang terdampak bencana ditengah bupati tidak ada di tempat, apalagi bencana tersebut tidak bisa diprediksi datangnya tiba-tiba.

Padahal, dana logistik tersebut sangat dibutuhkan pihak BPBD Batubara untuk penanganan bencana hingga Desember 2019 mendatang, hal itu hingga kini masih terkendala dengan tanda tangan Bupati Zahir.

“Ga ada dana logistik kita, kosong, ini masih sedang kita upayakan” ujar Rita,

Hingga Saat ini, pihak BPBD kabupaten Batubara untuk sementara waktu sambil menunggu kedatangan Zahir dari Ibu Kota bisa bernapas lega.

Pasalnya, pihak BPBD setempat sudah berkoordinasi dengan BPBD Propinsi Sumatera Utara yang siap melakukan droping logistik lagi.

“Ini kami masih mengharap dari provinsi pengajuan dana kedaruratannya, namun besarnya berapa kita tidak tahu” Tutupnya.

Saat dikonfirmasi Kepada Sekda Kabupaten Batubara, Sakti Alam Siregar, terkait dengan jadwal Bupati Zahir terbang ke DKI dalam rangka apa? Dirinya mengaku tidak mengetahui persis apa agenda Zahir meninggalkan daerahnya di saat desanya tengah dilanda bencana.

“Aduh, tak tau juga abang, ga sempat dikasi tau (Bupati), yang penting (Bupati) bertugaslah ke jakarta,” pungkasnya.

Reporter : (Supriadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini