08/11/2022
Post Visitors:30

KALBAR,MELAWI – FBN | Tingginya intensitas hujan yang terjadi beberapa hari belakangan ini, menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Melawi,Kalimantan Barat terendam banjir dan longsor.”Jum’at (11/07/20).

Tim reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi mencatat 6 kecamatan yang tergenang banjir dan longsor,Menukung, Ella Hilir,Sokan,Sayan,Tanah pinoh serta Nanga Pinoh.

Dalam bencana ini tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil yang dialami masyarakat.

Terdapat kurang lebih 2.000 kepala keluarga (KK) yang terdampak dari banjir luapan sungai Melawi dan dan Sungai Pinoh.

Kepala BPBD Melawi, Drs.Syafarudin, mengatakan, selain banjir merendam rumah-rumah warga juga merendam Akses Jalan Nanga Pinoh-Sokan hingga lalu lintas terputus.

“Dalam beberapa hari belakangan ini intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Melawi, membuat Sungai Melawi dan Sungai Pinoh meluap. Hampir semua kawasan digenangi air.”ungkap Syafaruddin saat dikonfirmasi media fokus melalui via WhatsApp.

Lanjut Syafarudin,selain bencana banjir terjadi di sejumlah kawasan Kabupaten Melawi, juga terjadi bencana tanah longsor di dua desa di Kecamatan Sayan mengakibatkan 5 (lima) rumah warga rusak berat dan 3 Kepala keluarga (KK ) terpaksa Mengungsi,adapun 5 (lima) rumah warga yang mengalami rusak tersebut yaitu:

1. Ida Rosita Desa sayan jaya.
2. Ujang Pudin desa silin permai.
3.Askan Desa Silin Permai
4. Iin Supardi Desa Silin permai
5. Udi prayogo Desa Silin Permai.

TRC BPBD Melawi bersama Polsek dan Koramil di seluruh kecamatan, sudah berkoordinasi dan melakukan pengecekan disemua titik lokasi banjir.”serta longsor yang terjadi di kecamatan Sayan sudah kami lakukan pembersihan material sisa longsor yang menutup akses jalan provinsi yang dibantu oleh pihak PT.KCI dan PT.PALMA dengan mengerahkan sejumlah alat berat kami juga akan terus selalu memonitoring sejumlah daerah yang rawan banjir di wilayah kabupaten Melawi” tutupnya.

(Didik)

%d blogger menyukai ini: