Seorang Nelayan Meninggal Dunia di Laut Saat Mencari Rizki

15

FBN- Pidie Jaya || Seorang Nelayan Usman (56) warga Gampong Meue, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Anak Buah Kapal (ABK) KM Bintang Timur 50 GT meninggal dunia saat mencari Rizki dilaut, Mareka dalam waktu istirahat menghembus nafas terakhir di dalam kamar boat, Kamis, (8/4/2021).

Berdasarkan pantauan Media online fokus beritanasional.Net. Alangkah sayangnya Boat KM BINTANG TIMUR 50 GT tidak bisa melewati ke TPI Kuala Meurudu, Karena muara dangkal, Akhirnya tim mengevakuasi harus bergerak sedikit kelaut dengan menggunakan boat warga yang bisa melewati muara dangkal tersebut.

Dalam evakuasi korban turut dibantu oleh Kapolsek Meurudu Iptu Muhammad Yunus,SH, didampingi anggota Polsek, Kepala Markas PMI beserta Relawannya, Tim medis RSUD Pijay, Personil Polair Pos Meureudu, Personil Marinir Pos Meureudu, Personil Koramil 28 Meureudu, dan juga keluarga Almarhum beserta masyarakat sekitar TPI Meureudu.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Musbahg Ni’am, S.H, M.H, melalui Kapolsek Meureudu Iptu Muhammad Yunus, S.H, berdasarkan keterangan nahkoda yaitu Anwar, atas meninggalnya Usman saat istirahat dalam boat 50 GT KM Bintang Timur satu, dan pemilik boat tersebut adalah H M. Kasem warga Gampong Rhieng mancang Kecamatan Meureudu.

kronologi, kejadian mereka berangkat kelaut hari Sabtu, dan sekarang sudah enam hari dilaut, kapal yang dinahkodai itu dengan jumlah 23 ABK termasuk dengan korban dan pawang Boat.

Lanjut Kapolsek, Usman meninggal Sekitar pukul 02.00 Wib, dalam kondisi membaik saat beristirahat di kamar boat, kemudian pada pukul 05.00 Wib korban dibangunkan oleh tekong boat, untuk bekerja menangkap ikan, namun korban tidak bangun, setelah dicek kembali korban sudah sudah tidak bernyawa lagi.

Setelah diberitahukan Usman sudah meninggal dunia,
tekong menghentikan kegiatan menangkap ikan, langsung diberitahukan kepada pemilik boat, M. Kasem melalui radio satelit dan kemudian boat melakukan pendaratan ke kuala TPI Meureudu Jelas Kapolsek sesuai keterangan pawang Boat.

Selanjutnya jenazah berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.30 Wib, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk dikebumikan. Pungkas Kapolsek. (Wanis Pijay)