“Setelah Menerima Dana Desa Kades Menghilang” Ini Kata Ketua L-KPK Karawang

236

Kab.Karawang – FBN | Dengan adanya pemberitaan dari beberapa media online yang menerbitkan bahwa ada nya Dugaan Kepala Desa Waluya yang menghilang setelah menerima Dana Desa, ini telah menjadi perbincangan publik.

Sinaga selaku Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) DPC Karawang menyayangkan dengan adanya Dugaan Oknum Kepala Desa yang menghilang tanpa keterangan setelah mendapatkan DD tahap III, dan ini jelas sangat memalukan Pemerintahan Kabupaten Karawang.Rabu(15/01/2020).

Selain Uang Dana Desa yang di gembol, masih kata Sinaga “yang sangat ironis teganya uang honor perangkat Desa di gembol juga, sehingga dengan tidak adanya kabar keberadaannya Kepala Desa, dan ini menjadi pertanyaan besar bagi warga masyarakat Desa itu sendiri.

Sinaga Juga berharap dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), beserta Kasi Pidsus Kajari Karawang untuk segera melakukan langkah – langkah penyelidikan hukum terkait dengan adanya dugaan Membawa Kabur Dana Desa tahap III, beserta Honor perangkat Desa yang belum di bayarkan.

Ketua L-KPK Karawang ini juga menyarankan, untuk segera membentuk tim pencari fakta untuk melakukan penyelidikan sesuai dengan kewenangannya, dengan menerapkan Hukum sesuai ketentuan dan perataturan perundang-undangan dengan tetap konsisten, terhada setiap orang yang diduga melakukan tindak Pidana.

Tidak hanya itu Sinaga juga meminta untuk Segera memanggil dan memeriksa Oknum Kepala Desa yang berinisial AH tersebut, beserta bagi para oknum yang terlibat didalamnya, yang telah diduga dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum.

Dengan tetap mengacu pada azas praduga tak bersalah,masih kata Sinaga “kami berharap agar pihak-pihak yang berkompeten, yang dalam hal ini DPMD beserta Kasi Pidsus Kajari Karawang, untuk segera melakukan tindakan sesuai dengan kewenangannya.

Karena hal seperti ini kami anggap masih dalam Koridor dan Tupoksi dalam melakukan pengamatan dan pemantauan serta fungsi selaku control social masyarakat.

Reporter : ( A. Rachmat )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini