09/27/2022
Post Visitors:35
Persidangan tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Abraham Ginting, SH. MH hakim Anggota Dedi Alparesi, SH dan Angel, SH dengan dihadiri oleh Jaksa Penuntut Anak Syafrida, SH, serta Penasihat hukum Anak dari Posbakum Ami dan Panitera pembantu Desi Wulandari, Kata Sumriadi.

FBN – PELALAWAN || Sidang lanjutan perkara Anak MMA di Pengadilan Negeri Pelalawan secara Virtual dengan agenda pembacaan Putusan Majelis Hakim pada Jumat 26 Maret 2021 sekira pukul 14.00 Wib telah dilaksanakan bersama Kejari Pelalawan. Demikian disampaikan Kasi Intel Kejaksaan Sumriadi, SH.,MH.

Persidangan tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Abraham Ginting, SH. MH hakim Anggota Dedi Alparesi, SH dan Angel, SH dengan dihadiri oleh Jaksa Penuntut Anak Syafrida, SH, serta Penasihat hukum Anak dari Posbakum Ami dan Panitera pembantu Desi Wulandari, Kata Sumriadi.

Kemudian juga turut hadir mendampingi Anak adalah orang tua Anak, Penasihat Hukum Anak, dan Pihak Bapas. Dalam persidangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pelalawan membacakan putusan secara bergantian dan diakhiri dengan pembacaan amar putusan No. 4 / Pid.Sus Anak /PN. PLW, yakni menyatakan Anak MMA telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana “Menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan kekerasan terhadap Anak yang mengakibatkan mati” sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 C UU RI No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU. RI. No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU. RI. No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo UU. RI. Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, sebagaimana di dakwakan dalam Dakwaan Pertama.

Kemudian lanjut Majelis Hakim menjatuhkan pidana terhadap Anak MMA berupa pidana penjara selama 7 (tujuh) tahun dengan dikurangi selama penahanan yang telah dijalani oleh Anak dan Pelatihan Kerja selama 6 (enam) bulan di PSBR (Panti Sosial Bina Remaja) Rumbai, dengan perintah agar Anak tetap ditahan, kata Majelis Hakim saat membacakan putusan.

Selanjutnya menetapkan agar Anak membayar biaya perkara sebesar Rp. 2.000,- (dua ribu rupiah). Atas putusan tersebut sikap Anak melalui penasihat hukumnya dan Jaksa Penuntut Anak menyatakan Pikir-pikir. Demikian hasil putusan yang dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pelalawan (26/3) di Pangkalan Kerinci, atas perkara Anak MMA dimana sidang berakhir pada pukul 15.00 Wib.[Sur]

%d blogger menyukai ini: