Sikap Arogansi Kasat POL PP Kab. Bekasi, Usir Wartawan, !! Dikecam Lembaga KPK, “Hudaya Harus Minta Maaf”

54

Sikap Arogansi Kasat POL PP Kab. Bekasi, Usir Wartawan, !! Dikecam Lembaga KPK, “Hudaya Harus Minta Maaf”

FOKUS BERITA NASIONAL | KABUPATEN BEKASI – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Harus Meminta maaf kepada insan Pers, dikatakan Anwar Soleh, Ketua DPC Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi. Hudaya, Harus minta Maaf.

Dikatakan Anwar, Minggu (20/1/2019), sangat menyayangkan fenomena, adanya pengusiran wartawan saat melaksanakan tugas peliputan Audiensi Forum Ukhuwah Islamiyah (Fukis) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Diketahui, Jumat (18/01/2019) kemarin, Ribuan Umat Islam melakukan aksi damai di gerbang pintu masuk Perkantoran Pemkab Bekasi.

Dengan tuntutan, segera tutup Tempat Hiburan Malam (THM). Karena bertentangan dengan Perda No 03 Tahun 2016, tentang usaha kepariwisataan. “Harusnya jangan seperti itu, karena itu ada hak publik yang harus mendapatkan informasi,” kata Anwar.

Padahal diasendiri tahu, penyampaian aksi dan aspirasi dimuka umum, jadi ya harus terbuka dan dan tidak ada yang dirahasiakan. Patut diduga adanya kejanggalan, bila wartawan dalam menjalankan tugas saja sampe diusir sama Kasat Pol PP, Hudaya. Ada hak publik yang harus disampaikan kepada masyarakat pada umumnya, jadi tidak ada alasan buat Hudaya menutup nutupi dari hasil Audiensi tersebut.

Hudaya dinilai sangat arogan, adanya pengusiran wartawan saat melakukan tugas jurnalis yang dilindungi UU 40 tahun 1999 tentang pers. Kata dia merupakan bentuk arogansi. Mengusir wartawan yang sedang melakukan peliputan. “Dengan menggunakan pengeras suara,” Hudaya meminta wartawan untuk keluar dari ruang rapat Seketaris Daerah (Sekda) yang digunakan untuk audensi antara Ormas Islam dan pihak Pemkab Bekasi, Jumat (18/01/2019).

“Tolong para wartawan keluar dahulu ya,” kata Hudaya sambil menggunakan bahasa tubuh memerintahkan anggotanya mengusir wartawan yang saat itu itu berada di dalam ruang rapat meliput jalannya audensi. (Red-FBN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini