oleh

Sindikat Curanmor, Ibu dan Anak Berhasil di Tangkap Polres Tulungagung

FBN # Tulungagung – Bersama anaknya ibu Sri Utami (40) warga dusun Jatibangi, RT 2 RW 1, Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, dan anaknya Jordin FT (18) malah kompak melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) seharusnya sebagai seorang ibu memberikan hal yang baik pada anaknya, keduanya kini terpaksa diringkus petugas Tim Macan Agung Polres Tulungagung, Unit Reskrim Polsek Pagerwojo, dan Unit Reskrim Polsek Kalidawir pada Sabtu (08/05/2021) lalu, pasalnya mereka diduga menjadi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dalam catatan kepolisian, pasangan ibu dan anak ini, telah melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor sebanyak 5 kali dengan TKP yang berbeda.

Kasat Reskrim polres Tulungagung AKP Christian kosasih SIK melalui paur subbag humas lptu nenny sasongko menjelaskan kepada awak media Fokus Berita Nasional (FBN) menjelaskan pengungkapan kasus curanmor tersebut. setelah anggotanya melakukan penyelidikan terhadap posting Fb yang mencurigakan tentang jual beli online sepeda motor.
Ternyata benar Saat dilakukan penelusuran sepeda honda beat Nopol 3038 rbp yang berbeda pada postingan tersebut, merupakan sepeda motor hasil curian dengan TKP di daerah kecamatan Pagerwojo.jelasnya nenny

Selanjutnya tidak butuh waktu lama, anggota berhasil mengamankan seseorang yang memposting sepeda motor tersebut di FB atas nama Trimo.
Dari keterangan Trimo ini didapati satu nama lagi yakni Panut yang menjual sepeda motor tersebut kepada Trimo. Keduanya kemudian langsung diamankan.tambahnya

Dari hasil penyidikan, Panut mengaku mendapatkan sepeda motor tersebut dari pelaku Sri Utami dan anaknya Jordin FT.
Akhirnya, kedua pelaku berhasil diamankan dirumahnya.

“Dari penangkapan ini anggota juga mendapati tiga unit sepeda motor lagi yang merupakan hasil tindak pidana pencurian kedua pelaku,” tambahnya.

Saat diinterograsi petugas, pelaku mengakui semua perbuatannya. Dari 5 sepeda motor yang dicuri kedua pelaku, 3 TKP di wilayah Polsek Pagerwojo, 1 TKP di wilayah Polsek Kalidawir dan 1 TKP di wilayah Polsek boyolangu.
Adapun TKPnya yakni, di teras rumah di dusun. Prambon, Rt/02 Rw/05, Ds. Gambiran, Kecamatan Pagerwojo, di depan warung kopi Heny, Dusun Krajan, Desa Segawe, Kecamatan Pagerwojo , di depan Toko Kesi Dusun. Pabyongan, Rt/03 Rw/03, Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, di depan Ruko Desa Ngubalan, Kecamatan Kalidawir, dan di Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu. 

Dari penangkapan kedua pelaku, anggota gabungan menyita barang bukti berupa, 1 unit sepeda motor Honda Beat tahun 2012 warna Hitam, 1 unit sepeda motor Honda Beat Tahun 2012 warna merah, 1 unit sepeda motor Honda vario tahun 2011 warna merah, 1 unit sepeda motor Honda Scopy tahun 2015 warna hitam merah, sebuah HP merk OPPO A71 warna cream, sebuah HP merk OPPO A35 warna, sebuah HP merk Samsung J2 warna silver, sebuah HP merk Samsung Duos warna cream, sebuah HP merk Nokia jenis RM 1133 warna biru, sebuah jamper warna hitam, 1 set sarung, seuah masker motif doreng, sebuah helm warna hitam, sebuah helm warna putih, 1 set Nopol Palsu AG 6428 RBL, 1 set Nopol asli AG 3083 RBP dan 1 set Nopol asli AG 2260 RCF.

“Modus pelaku dalam menjalankan aksinya yakni dengan cara berkeliling mencari sepeda motor yang kuncinya masih menancap di sepeda motor. Pelaku Sri Utami berperan mengeksekusi sepeda motor, sedangkan anaknya mengamati situasi seputar sasaran,” jelasny

kedua pelaku kini telah dilakukan penahanan di mapolsek pagerwojo guna untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan pelaku dijerat Pasal 362 KUHP yang ancaman hukumannya 7 tahun penjara. (nwng)

Komentar

Fokus Berita Nasional