10/02/2022
Post Visitors:39

Logo SS dan JPKP

KABUPATEN BEKASI – FBN | Singer Shantix (SS) bersama seniman-seniman lainnya gelar penggalangan dana untuk masyarakat tidak mampu yang dinilai dalam keadaan sakit parah (berat), dengan panggilan dari hati, para seniman ini berpartisipasi dengan sukarela untuk membantu meringankan beban masyarakat yang tidak mampu yang sedang sakit.

Seperti halnya yang dilakukan pada hari ini, yang bertempat di Alamanda depan KFC Kecamatan Tambun selatan, Kabupaten Bekasi, penggalangan dana di mulai dari pukul 09 : 00 pagi sampai -22 : 00 wib malam.

Itu di ungkapkan oleh Bunda Oglek sapaan akrabnya selaku ketua Singer Shantix, dirinya menjelaskan Singer Shantix, dalam melakukan Penggalangan Dana sudah berjalan 2 bulan lamanya, dengan beberapa seniman lainnya yang ikut berpartisipasi turun kejalan.

“Alhamdulillah dana ini kita berikan kepada masyarakat yang membutuhkan apa lagi yang sedang sakit, seperti sakit kanker mata, kanker tulang, keterbelakangan pertumbuhan dan banyak pasien lainnya, kawan kawan seniman juga begitu antusias dalam penggalangan dana ini”. Terangnya Bunda Oglek, Selasa (07/07/2020).

foto pasien yang di bantu Singer Shantix

Dirinya juga memaparkan bahwa tidak hanya dari penggalangan dana saja, ada juga bantuan dari Kemensos (Kementerian Sosial) yang di ajukan melalui JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) yang sangat mensupport pergerakan Singer Shantix untuk keluarga pasien yang memang sangat membutuhkan.

Ditempat yang sama Dyana Herlina salah satu seniman dangdut dari Singer Shantix menyampaikan kepada fokusberitanasional.net, kegiatan ini adalah kegiatan sosial, dengan ikut serta turun ke jalan berharap bisa membantu meringankan saudara saudara kita yang tidak mampu apa lagi dalam keadaan sakit berat.”

“Dengan senang hati kami bersama sama meminta bantuan kejalan , dari tempat satu ketempat yang lainnya, dengan seperti ini semoga bisa meringankan saudara saudara kita yang membutuhkan.”Ucapnya.

Dyana Herlina juga berharap agar pemerintah lebih memperhatikan masyarakat yang tidak mampu, khususnya Keluarga pasien yang sedang mengalami sakit berat, agar tidak terbebani ekonominya, dengan seperti itu Keluarga akan fokus menjaga si pasien. pungkasnya.

Reporter : (**Tif)

%d blogger menyukai ini: