oleh

Singkronisasi dan Intregrasi Holistik Penanggulangan Pasca Bencana Dengan RPJM, BNPB Laksanakan Bimtek Program Prioritas Nasional Direktorat PRR

 FBN # KALIMANTAN BARAT – Dalam rangka melaksanakan salah satu program prioritas nasional, Direktorat PRR BNPB kembali menggelar bimbingan teknis kepada petugas pengkajian kebutuhan pascabencana dan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang diadakan di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.


Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan dari pihak-pihak terkait yaitu BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Maluku Utara, Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Landak, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Sintang, Kabupaten Sambas, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Kota Waringin Barat, Kabupaten Katingan, serta Dinas PUPR, Dinas Perkim, dan Dinas LHK Provinsi Kalimantan Barat.


Acara yangmg diselenggarakn selama 4 hari ini (14- 17 2021) dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat yang dalam hal ini diwakili oleh Dra. Linda Purnama, M.Si selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Christianus Lumono, S.E., M.Si selaku Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Barat.

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah, S.Pd, M.M, M.A.P yang diwakili oleh Johny Sumbung, S.K.M., M.Kes., selaku Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB.

“dalam pelaksanaan penanggulangan bencana pada saat pascabencana, seluruh program maupun kegiatan harus selaras dan terintegrasi secara holistik dengan rencana pembangunan baik di tingkat pusat dan daerah yang meliputi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional/Daerah, Rencana Kerja Pemerintah Pusat/Daerah serta Rencana Pembangunan Sektor Terkait”. Terang Johny Sumbung.

“Fokus pendampingan adalah proses dan mekanisme dari Pengkajian Kebutuhan Pascabencana atau Jitupasna yang merupakan rujukan dalam penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana atau yang sering kita sebut R3P. “Kegiatan Pendampingan Petugas Jitupasna dan R3P merupakan bentuk komitmen bersama antara BNPB dan Kementerian/ Lembaga beserta BPBD dan OPD Provinsi/ Kabupaten/Kota guna meningkatkan kapasitas dan kapabilitas aparatur sipil negara dalam melakukan Jitupasna dan penyusunan R3P di wilayah terdampak pada tahap pascabencana di tingkat Pemerintah Daerah”, imbuh Johny Sumbung.

Selanjutnya, dalam kegiatan pendampingan tersebut juga melibatkan pihak akademisi yaitu Prof. Dr. Bambang Hero Saharjo, M.Agr selaku Guru Besar Universitas IPB sebagai perwujudan penanganan bencana secara pentahelix, dimana dalam kesempatan ini beliau menyampaikan materi terkait Pengkajian Kebutuhan Pascabencana Sektor Lintas Sektor Subsektor Lingkungan Hidup.

“Kebakaran Hutan yang sering terjadi di berbagai wilayah di Indonesia menimbulkan kerusakan lingkungan hidup skala besar dengan kerugian yang luar biasa bagi masyarakat sehingga harus diupayakan langkah serius oleh semua pihak terkait baik pemerintah, perusahaan pengelola lahan maupun masyarakat supaya tidak terus berulang”, jelas Bambang Hero.

Secara umum kegiatan ini terlaksana dengan baik dan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi semua peserta melalui pemberian materi, tanya jawab dan tugas studi kasus yang dilakukan dengan metode pembagian kelompok. Dalam pelaksanaannya, para peserta juga melakukan diskusi interaktif sebagai transfer knowledge dan ajang bertukar pengalaman dan informasi penting antar daerah.

Kegiatan ditutup secara langsung oleh Johny Sumbung didampingi dengan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, dalam penuturannya Johny Sumbung kembali menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkab akan tetap menjadi kegiatan prioritas nasional yang dapat menciptakan sumber daya manusia yang handal dalam menyusun pengkajian kebutuhan pascabencana serta penyusunan rencana rehabilitasi dan rekosntruksi pascabencana sesuai dengan prinsip build back better, safer and sustainable. ( leny )

Komentar

Fokus Berita Nasional