oleh

Suami Terkonfirmasi Covid-19, PT MUP Sekap Anak dan Istri Karyawan Tanpa Diberi Makan dan Minum

FBN # Pelalawan – Grup PT Asian Agri kembali berulah. Dimana sebelumnya anak perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Provinsi Riau ini yakni PT Inti Indosawit Subur (IIS), telah melakukan pencemaran Sungai di Desa Air Hitam Kecamatan Ukui dan penutupan anak Sungai Lubuk Godang Desa Lalang Kabung Kecamatan Pelalawan.

Kali ini, giliran PT Mitra Unggul Pusaka (MUP) yang menunjukkan sikap arogansinya kepada masyarakat di Negeri Amanah ini Seiya Sekata. Yakni, melakukan penyekapan atau mengurung keluarga karyawannya yang diketahui terkonfirmasi Covid-19 di Barak Afdeling 1 Kebun Penarikan Desa Tambak Kecamatan Langgam, Kamis (29/4/2021) sore lalu.

Mirisnya, penyekapan yang disebut Management PT MUP ini sebagai isolasi mandiri, tanpa memberikan konsumsi makanan dan minuman kepada warga yang dikurung dan dikunci dari luar rumah yang dihuninya selama lebih 48 jam. Tentunya hal tersebut sangat bertentangan dan melanggar hak asasi manusia (HAM).

Istri dan kedua anak Karyawan pasien bernama Riki Zega terindikasi positif covid-19 yang disekap oleh perusahaan PT Mitra Unggul Pusaka ( Mub) kebun penarikan, Desa Tambak, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau anak perusahaan Asian Agri Group tidak bisa berbuat apa-apa.

Diceritakan Sinta Bu’ulolo ditemui media ini, Jumat (30/4/2021) sore tadi. istri Karyawan yang dinyatakan positif covid-19 sebelumnya berobat di klinik perusahaan PT Mub dinyatakan divonis diagonosa penyakit gejala tipus , sehingga diberikan obat , tetapi penyakit tak kunjung sembuh sehingga di rujuk ke rumah sakit Efarina Pangkalan Kerinci dinyatakan positif covid-19.

” Suami saya positif covid-19 diberitahu perusahaa , saya bersama kedua anak Dewi Zega(12) , Ruben Zega (14) tidak bisa berbuat apa kerena masih proses isolansi tanpa ada tes swab, bantuan makan tidak ada , vitaman ,dan obat-obatan tidak ada , ya kalau makan cuma masak beras tanpa lauk pauk ,” ujar Sinta istri Riki Zega

Warga sekitar situ , Tiaro Hia menimpali, suami nya Riki Zega terkena virus carona covid-19 , anak dan istri digembok pihak perusahaan PT MUP , Kuncinya dibawak Kepala Tata Usaha (KTU) semalam yakni R Tambunan .

“Mereka di kunci katanya isolasi sampai 14 hari tanpa ada bantuan dari perusahaan persedian makanan , ya kalau ada makanan di rumah itulah mereka makan seperti tahanan dalam penjara , warga disini mau membantu mengantar makanan, tapi gimana rumah mereka digembok rapat ,” tandasnya. (Sur)

Komentar

Fokus Berita Nasional