Syaiful Syafri Rela Tidak Menerima Gaji Demi Pengabdian

56

Ket Photo : Bupati Zahir bersama Ketua TBUPP, Syaiful Syafri saat mengelar diskusi interaktif yang diselenggarakan di Buffet Mangga

BATUBARA, FOKUS BERITA NASIONAL | Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) di Pemerintah kabupaten Batubara sudah mulai bekerja sejak dibentuk pada tanggal 26 februari 2019 lalu.

Tim yang dihuni oleh 7 orang dengan beragam latar belakang keilmuan ini dalam waktu dekat akan direncanakan digaji lewat pos APBD Perubahan 2019.

Ketua TBUPP, Syaiful Syafri menjelaskan sejak awal ia bekerja di tim itu tidak pernah mengharapkan adanya gaji yang diberikan pemerintah. Sebab, ia menganggap tugasnya memimpin TBUPP tersebut murni bagian dari pengabdian.

Ia menyebut setelah Bupati Batubara, Ir Zahir Map, dilantik pada 27 Desember 2018 lalu, Tugasnya yang sebelumnya sebagai ketua Tim Pemenangan Pilkada 2018 lalu sudah selesai karena berhasil mengantarkan Bupati Batubara Zahir, dan Wakilnya, Oky Iqbal Frima terpilih menjadi kepala daerah.

Demi Pengabdian, Syaiful Syafri Rela Tidak Menerima Gaji Selama Pimpin TBUPP
Bupati Zahir bersama Ketua TBUPP, Syaiful Syafri saat mengelar diskusi interaktif yang diselenggarakan di Buffet mangga

Tim yang dihuni oleh 7 orang dengan beragam latar belakang keilmuan ini dalam waktu dekat akan direncanakan digaji lewat pos APBD Perubahan 2019.

“Namun setelah Bupati dilantik, Bupati yang meminta saya untuk membantunya dalam mempercepat proses pembangunan di Batubara. Jadi kehadiran saya, Bupati yang meminta, bukan saya”, kata Syaiful Syafri dalam acara dialog Interaktif di Buffet Mangga, Kecamatan Sei Suka, belum lama ini.

Ia menuturkan sejak diberi mandat oleh Bupati Batubara, Zahir untuk memimpin tim itu setelah beberapa bulan terakhir, dirinya tak pernah menerima gaji (sepeserpun) dari Pemerintah Batubara. Termasuk juga fasilitas layaknya tim ahli dalam pemerintahan.

“Selama bekerja di tim ini saya dan tim enggak ada terima gaji. (Fasilitas) Tempat rapat saja.” ucapnya

Menurutnya, sebagian besar personal di TBUPP yang dinaungi oleh 7 orang pakar dengan beragam latar belakang keilmuan itu sudah memiliki pekerjaan masing-masing yang memadai. Sehingga, sambung dia, tidak pernah mempersoalkan mengenai honor (gaji) dari pemerintah Batubara.

Syaiful Syafri menegaskan tidak mengetahui pasti mengenai besaran anggaran yang sebentar lagi akan dialokasikan dari APBD Perubahan 2019 untuk membiayai TBUPP kedepanya.

“Setelah sekian lama kerja, saya enggak pernah mempermasalahkan itu, itu (besaran anggaran akan direncanakan) tanya ke Sekda saja,” pungkasnya.

Reporter: Supriadi

Ket Photo : Bupati Zahir bersama Ketua TBUPP, Syaiful Syafri saat mengelar diskusi interaktif yang diselenggarakan di Buffet Mangga,