oleh

Tambang Batu Daerah Rejotangan Tulungagung Untuk Pembuatan Marmer Diduga Ilegal, “Tidak Tersentuh Hukum”

Aktivis hukum DR. Suhadi SH. M.hum angkat bicara, terkait adanya tambang batu ilegal seharus nya jajaran polres Tulungagung dan Polda Jatim harus menangkap para pengusaha penambangan batu liar dan di duga tidak memiliki dokumen ijin ijin dan lain nya.

FBN # TULUNGAGUNG – tim investigasi mendapatkan informasi masyarakat datang untuk melakukan penelusuran ada nya tambang galian batu tempat nya di daerah Tulungagung Kec Rejotangan desa blimbing jln tembusan kuburan desa kab Tulungagung, yang di miliki pengusaha atas gatot kurnia diduga tidak memiliki perijinan dan dukumen,

“Dalam penelusuran tim investigasi datang melihati alat alat berat mengerus tanah sehingga mencapai kedalaman tak labil sehingga membuat kerusakan alam

Saya minta kepada aparat menegak hukum Polres Tulungagung dan Polda Jatim harus memberantas tambang tambang diduga ilegal tak punya dukumen ijin ijin yang sah jangan sampai di biarkan dan harus di tangkap para pengusaha pengusaha tersebut,terangnya

Aktivis hukum DR. Suhadi SH. M.hum angkat bicara, terkait adanya tambang batu ilegal seharus nya jajaran polres Tulungagung dan Polda Jatim harus menangkap para pengusaha penambangan batu liar dan di duga tidak memiliki dokumen ijin ijin dan lain nya.

Misalkan kalau di biarkan bisa merusak alam. Sehingga bisa terdampak erosi alam,kami serius untuk meminta aparat untuk menindak lanjuti memberantas tambang iIlegal tersebut dan bisa di jerat pasal UU Minerba telah menyatakan bahwa setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK diancam pidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). ucapnya aktifis hukum. tambang batu daerah rejotangan tulungagung untuk pembuatan marmer diduga ilegal.tak tersentuh hukum.



Tim investigasi mendapatkan informasi masyarakat datang untuk melakukan penelusuran ada nya tambang galian batu tempat nya di daerah tulungagung kec rejotangan desa blimbing jln tembusan kuburan desa kab tulungagung, yang di miliki pengusaha atas gatot kurnia diduga tidak memiliki perijinan dan dukumen,

“dalam penelusuran tim investigasi datang melihati alat alat berat mengerus tanah sehingga mencapai kedalaman tak labil sehingga membuat kerusakan alam

saya minta kepada aparat menegak hukum polres tulungagung dan polda jatim harus memberantas tambang tambang diduga ilegal tak punya dukumen ijin ijin yang sah jangan sampai di biarkan dan harus di tangkap para pengusaha pengusaha tersebut,terangnya

aktivis hukum dr. suhadi sh. m.hum angkat bicara, terkait ada nya tambang batu ilegal seharus nya jajaran polres tulungagung dan polda jatim harus menangkap para pengusaha penambangan batu liar dan di duga tidak memiliki dukumen ijin ijin dan lain nya.

misalkan kalau di biarkan bisa merusak alam. sehingga bisa terdampak erosi alam,kami serius untuk meminta aparat untuk menindak lanjuti memberantas tambang iilegal tersebut dan bisa di jerat pasal uu minerba telah menyatakan bahwa setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa iup, ipr atau iupk diancam pidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). ucapnya aktifis hukum. ( tim )

Komentar

Fokus Berita Nasional