TBUPP Bidang Kelautan Batubara Dinilai Jalan Ditempat

KAB. BATUBARA, FOKUS BERITA NASIONAL | Berbagai elemen masyarakat Kabupaten Batubara menilai Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) masih jalan ditempat alias belum melakukan tindakan apapun untuk perbaikan kehidupan nelayan serta pengelolaan serta pertikaian tanah di kabupaten.

Padahal TBUPP kumpulan orang orang yang punya keilmuan sesaui dengan ahlinya masing masing yg menjadi harapan Bupati Batubara Ir H Zahir MAP sebagai ujung tombaknya melakukan percepatan pembangunan di Kabupaten Batubara

Ketua Batubara Hijau MAS Nainggolan kepada wartawan di Lima Puluh, Kamis.(15/08/2019) meminta seluruh elemen di TBUPP bergerak melakukan kajian-kajian terhadap permasalahan krusial di daerah itu.

Sebagai contoh Nainggolan menyebutkan permasalahan tanah timbul digaris pantai lebih kurang 80 KM tidak tersentuh sedikitpun.

Dikatakan Nainggolan dibeberapa wilayah pantai Batubara terjadi permasalahan tanah timbul yang saling diklaim warga.

Padahal menurut hemat Nainggolan permasalahan tanah timbul merupakan bom waktu yang diprediksi dapat meledak setiap saat.

Senada Ketua Masyarakat Nelayan Tradisional Batubara (Mantab) Sawaluddin Pane menilai anggota TBUPP yang membidangi Kelautan dan Perikanan belum berbuat apa-apa untuk mengatasi permasalahan nelayan.

Padahal telah terbit Permen KP No. 71 Tahun 2016 tentang pelarangan alat tangkap yang merusak lingkungan seperti trawl yang saat ini sangat meresahkan nelayan tradisional.

Namun dinilai Sawal, anggota TBUPP yang membidangi kelautan dan perikanan yang juga Ketua Umum Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Kabupaten Batubara Ir. H. Azwar Hamid, M.Sc belum memiliki langkah konkrit menyelesaikan permasalahan nelayan.

“Sampai saat ini beliau belum pernah mengumpulkan staceholder yang terkait perikanan dan kelautan’, sebut Syawaluddin

Dirilis susuai data fb Mhdarsyadsahuri Nainggolan. (Supriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *