08/17/2022
Post Visitors:28

FBN – PADANGSIDIMPUAN || Atas tuduhan terhadap Walikota Padangsidimpuan dalam pemberitaan salah satu media online yang menyatakan bahwa dirinya di katakan telah di isolasi terkait suspek Covid 19, yang lagi melanda saat ini.

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution merasa keberatan dengan pemberitaan salah satu media tersebut, yang belum terkonfirmasi apakah terverifikasi dewan pers apa belum terhadap pemberitaan yang dianggap menyesatkan dan bohong ( hoax ).

Irsan Efendi Nasution juga menegaskan Bahwasanya dirinya tidak dalam isolasi mandiri. ” Melalui, Tim kuasa Hukum Pemerintah Kota Padangsidimpuan, yang dipimpin oleh Ridwan Rangkuti menyampaikan keberatan atas pemberitaan yang dinilai bohong atau Hoax, terkait di Isolasi nya Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, dinilai memiliki kontak erat dengan suspek COVID-19,” tutur kuasa hukum Pemko Padangsidimpuan, Rabu ( 2 / 09 /2020) saat konferensi pers di aula kantor Walikota Padangsidimpuan.

Juga, perlu diketahui awalnya beredar informasi bahwa Wali Kota Padangsidimpuan sedang isolasi mandiri COVID-19 dan dianggap menularkan, karena tidak menjalani Isolasi hal tersebut beredar di media pemberitaan dan media sosial, itu bohong dan tidak benar,” tegasnya.

Dari informasi bohong ( Hoax ) tersebut melalui Tim kuasa Hukum Pemko Padangsidimpuan akan menempuh jalur hukum, itu adalah pilihan yang tepat karena berkenaan dengan unsur UU ITE, akan segera dijabarkan dan membuat laporan ke pihak kepolisian setempat, ujar Ridwan Rangkuti,S.H.

Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pemko, Elpi Zunianti Hasibuan, menyampaikan bahwa Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution tidak dalam keadaan isolasi mandiri dan bukan bagian dari kontak erat suspek COVID-19, jelas itu bohong ( Hoax ) dan unsur pembohongan publik, katanya tegas.”

Adanya informasi bahwa Wali Kota Padangsidimpuan dinyatakan sedang menjalani isolasi mandiri tidak benar, dan tidak ada hasil medis menyatakan bahwa beliau suspek COVID-19, ” jelas nya.

Terpisah, Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution dikonfirmasi, mengatakan bahwa semalam, Selasa (1/9) saya sedang bersama Dandim 0212/TS Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing, Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini, melakukan perbincangan live melalui program Prime Time News Metro TV sedang duduk bersama, dan sebelumnya juga melakukan mediasi bersama warga Desa Aek Bayur, Kelurahan Silandit atas penolakan warga terhadap proses pemakaman suspek COVID-19.”

Pada kegiatan itu, Kami berada dalam kondisi sehat, beberapa hari kemarin nyata dalam keadaan sehat, dan tidak sedang menular virus atau penyakit, jika ada anggapan oknum-okum yang menyudutkan seperti itu berarti salah besar dan fitnah, ” tegasnya.” Terkait akan adanya laporan ke polisi terhadap pemberitaan yang dinilai bohong dan memiliki unsur Hoax, itu saya kembalikan ke pihak yang berkompeten menanganinya dengan baik, ” tuturnya. (FBN 050 )

%d blogger menyukai ini: