10/02/2022
Post Visitors:44

FBN – KABUPATEN BEKASI || Pasca media antara beberapa pihak yang mengklaim lahan seluas kurang lebih 7, 1 hektar, yang berlokasi di Kp, Elo Rt 006/003, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, yang di gelar senin 31-08-2020 lalu tidak menghasilkan titik temu, dikarena Dinas Pertanian Kab Bekasi selaku yang mengeplang lahan tersebut tidak hadir, hanya di wakilkan oleh salah satu orang yang di anggap tidak bisa menjelaskan, rabu ( 02/09/2020).

Dan tidak membawa bukti kepemilikan lahan tersebut, J. Leonard Butar salah satu kuasa hukum dari Silan Rimin bin Seblong, mengatakan kepada awak media, kronologis kami masuk ranah ini dalam awalnya Silan bin Karim selaku ahli waris datang ke Lembaga LMPPSDM ( lembaga monitoring pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia indonesia), mengaku dan merasakan kesulitan untuk mengurus hal ini.

Akhir nya untuk mengurus hal ini, kami mencoba menelusuri mencari data setelah berjalan ternyata Dinas Pertanian Kab Bekasi mengklaim dan di lihat ada unsur pidananya, maka kasus ini di serahkan kepada biro hukum yang ada di lembaga kami.

Law firm panjaitan & patner dan LMPPSDMI tidak menangani lagi ucapan nya, lebih lanjut J. Leonard Butar – Butar selain selaku kuasa hukum dari Silan bin Karim, sekaligus sebagai ketua LMPPSDMI menjelas kan telah melayang kan surat klarifikasi pertama dengan nomor 07/ LMPPSDMI/ srt 1/Vl/2020., perihal permintaan daftar data Aset tanah yang di kelola Dinas Pertanian di Kabupaten Bekasi.

Dan surat kami di jawab oleh Dinas Pertanian Kab Bekasi dengan nomor 520/6232/Distan dengan perihal jawaban permohonan data dengan memberikan surat Nop (nilai objek pajak), 32.18.120.002.003-0267.0, dengan luas 81.192.meter, yang terletak di kampung Elo.Rt 006/003, desa Suka Manah Kec Suka Tani, yang merupakan aset balai benih Dinas Pertanian Kab Bekasi, dan kami tidak diem saja lalu kami telusuri ke Dispemda kami cek Nop nya tidak terdaftar dan kami layang lagi surat yang ke dua tapi pak ( RB) mengatakan ke kami sudah lah bang jangan di jawab kita kan temen, beber ketua LLMPPSDMI, setelah ada pengeplangan yang di lakukan pihak Dinas Pertanian.

Kami lihat ada perbedaan luas dengan jawabannya surat pertama yang kami dapat , maka kami melayang kan kembali surat somasi yang ketiga kepada Bupati Bekasi Cq Dinas Pertanian dan sampai saat ini belum ada jawaban atau undangan ke kami, tuturnya kepada awak media.

Di tempat terpisah Surya Panjaitan SH.MH kuasa hukum dari Silan bin Karim ( timin seblong), memaparkan bahwa Silan adalah ahli waris yang sah, menurut fatwa waris yang di terbit kan pengadilan agama bekasi dan dengan dasat girik 625 Timin bin Seblong tahun 1974, serta keterangan kantor pajak, keterangan c.625 persil 52 di keluakeluar kan 5;januari tahun 1997.

Data penduduk yang kami miliki sangat baik ungkapnya , lanjut Surya Panjaitan SH.MH, terkait adanya salinan sertifikat dinas pertanian menjadi pertanyaan besar dari mana asal usulnya karena tidak tercatat di dalam salinan sertifikat ini, kalau memang Pemda Kab Bekasi sudah mengeplang berarti sudah menunjukan dan buktinya biar nanti kita bukti kan dalam keperdataan siapa yang mengendalikan itu, yang membuktikan ketika di singgung ada atau tidak pidana nya, Surya Panjaitan SH.MH. memjawab ” ya masang paling itu sudah masuk ranah pidana, jika senin depan Dinas Pertanian Kab Bekasi tidak datang, maka kita akan ajukan gugatan perdata, tuturnya .( TIR”).

%d blogger menyukai ini: