02/02/2023
Beranda » Terkonfirmasi Positif Covid-19, di Wilayah Gunungsitoli Bertambah 4 Orang

FBN – GUNUNG SITOLI || Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Gunungsitoli Onahia Telaumbanua, ST, MT selaku juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli kembali menyampaikan informasi terkini perkembangan Covid-19 di Kota Gunungsitoli.

1.Jun Alvinnus Lase L( 32 ) Swab PCR Laboratorium Prodia Sibolga Jl. Pramuka Desa Saewe Kec. Gunungsitoli Staf BRI Cabang Gunungsitoli Isolasi Hotel Carlita
2. Ellyanus M.PD L (52) Swab TCM RSUD Gunungsitoli Dusun I Desa Onozitoli Sifaoroasi Kec. Gunungsitoli PNS IKIP Gunungsitoli Isolasi di RSUD Gunungsitoli
3. Adinila Lase P(80) Swab TCM RSUD Gunungsitoli Jl. Jendral Sudirman No.6 Kel. Pasar Kec. Gunungsitoli IRT Isolasi di RSUD Gunungsitoli
4. Dewi Afriana PanjaitanP(29 ) Swab TCM RSUD Gunungsitoli Desa Tumori Kec. Gunungsitoli Barat Isolasi di RSUD Gunungsitoli.

Dengan penambahan 4 orang tersebut maka jumlah terkonfirmasi positif Covid-19, sampai dengan saat ini 132 orang. Sementara yang dinyatakan sehat sampai saat ini sebanyak 75 orang, dan yang meninggal dunia 6 orang.

Saat ini Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kota Gunungsitoli adalah penegakan Perwal No. 34 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Perwal No. 30 Tahun 2020 Tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Kota Gunungsitoli yang melibatkan Polres Nias dan Kodim 0213 Nias.

Pemerintah Kota Gunungsitoli juga mengeluarkan Surat Edaran Tentang Pelaksanaan Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Kegiatan Sosial seperti pesta pernikahan, owasa ataupun kegiatan sosial budaya lainnya yang menghadirkan banyak orang wajib mengajukan permohonan dan mendapatkan izin dari Polres Nias serta tembusan permohonannya disampaikan kepada Kodim 0213 Nias dan Camat setempat.

Selain itu dalam rangka optimalisasi penanganan covid-19 di Kepulauan Nias saat ini telah dibentuk Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Kepulauan Nias di bawah Komando Danrem 023 Kawal Samudera berdasarkan MoU yang telah ditandatangani bersama antara Gubernur Sumatera Utara dan para Kepala Daerah se-Kepulauan Nias.

Ada pun beberapa kebijakan,
Mulai tanggal 21 September sampai dengan 05 Oktober 2020, seluruh penumpang pesawat ataupun kapal laut yang akan datang ke Kepulauan Nias wajib menunjukkan bukti pemeriksaan Swab dengan hasil negatif Covid-19.
2. Penumpang/ warga yang baru masuk ke Kepulauan Nias akan dikarantina selama 3 hari di tempat yang telah disediakan sekalipun telah memiliki surat keterangan hasil Swab negatif Covid-19.
3. Setiap warga yang terkonfirmasi Positif Covid-19 akan dikarantina di tempat khusus yang telah disediakan oleh Satuan Tugas Covid-19 Kepulauan Nias, demikian juga bagi warga yang hasil rapid test reaktif akan di isolasi di tempat khusus yang telah disediakan. Oleh sebab itu setiap warga yang berdasarkan hasil pemeriksaan selama ini telah dinyatakan reaktif ataupun telah terkonfirmasi positif Covid-19 dan belum dinyatakan sehat oleh tim dokter yang selama ini sedang melaksanakan isolasi mandiri di rumah dan Puskesmas akan dijemput oleh Satuan Tugas Covid-19 Kepulauan Nias untuk dikarantina/isolasi.
4. Melaksanakan operasi yustisi dalam rangka menegakkan protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

M. Harefa.

You cannot copy content of this page

%d blogger menyukai ini: