08/11/2022
Post Visitors:34

Batu Bara – FBN | Tiga orang Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara melakukan inspeksi ketempat penyimpanan sementara paket sembako bantuan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk Masyarakat Kabupaten Batu Bara terdampak Wabah Copid -19 di SMA 1 Sei Suka Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara,Provinsi Sumatera Utara,Minggu(31/5/2020).

Pada saat inspeksi,Anggota DPRD Sumut tersebut yang terdiri dari Ahmad Hadian,S.Pd.I, Ir.H.Yahdi Khoir Harahap MBA dan Darwin,menemukan perlakuan yang tidak profesional dalam melakukan pengelolaan penyimpanan paket sembako dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,paket sembako tersebut hanya diletakkan di selasar Sekolah dan ditumpuk begitu saja,sehingga terkena hujan dan hancur kemasannya,itukan untuk makanan Rakyat kok tidak Profesional begitu pengelolaannya cetus Ustadz Ahmad Hadian,yang disapa akrab Kang Hadian.

Sebelumnya pada hari Sabtu(30/5/2020) Politisi Partai Keadilan Sejahtera Ahmad Hadian juga telah melakukan monitoring kepada warga Masyarakat yang berada di Kecamatan Datuk Tanah Datar dan Kecamatan Air Putih,beliau menemukan ada diantara sembako tersebut yang bauk berasnya,sehinga tidak layak dikomsumsi.

Ahmad Hadian mengatakan sangat kecewa dengan pengelolaan yang buruk dan lansung menegur GTTP Batu Bara dan meminta agar bekerja secara Profesional dalam hal menangani bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,karena bantuan ini akan diberikan kepada rakyat jadi kita harus bersikap manusiawi,cetus Kang Hadian.

Sebelumnya Ahmad Hadian bersikeras bahwa penyaluran bantuan sembako Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,hendaknya diberikan secara uang tunai,sehingga Rakyat dapat menggunakannya sesuai kebutuhannya,dan bisa menjalankan roda ekonomi dikalangan Rakyat,dimana Rakyat berbelanja di kedai -kedai di Desanya masing -masing. (Red)

%d blogger menyukai ini: