02/02/2023
Beranda » UMKM Lesu, Pemda Dharmasraya Kemana ?

FBN – DHAMASRAYA || Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Dharmasraya mengalami kemunduran pasca Covid-19 melanda. Salah satu UMKM yang terdampak adalah usaha keranjang dari rotan. Saat ditemui Kamis pukul 13.00 WIB (27/08/20), A muis, salah satu pelaku usaha keranjang dari rotan ini menyampaikan keluh kesahnya.

“Biasanya dalam sehari kami bisa memproduksi sekitar 7 keranjang dan itu langsung laku dan dibeli oleh masyarakat sekitar, tapi sekarang susah dan tak dilirik oleh masyarakat lagi,” tutup A. Muis, sang pelaku usaha.

Selama ini, usaha keranjang dari rotan ini sangat laku di pasaran. Apalagi Dharmasraya adalah Kabupaten yang kaya akan perkebunan kelapa sawit. Masyarakat Dharmasraya selama ini sangat memerlukan keranjang dari rotan ini untuk melansir dan menjual buah sawit ke timbangan. Terutama masyarakat yang hanya memiliki luas lahan sedikit, mereka sangat membutuhkan keranjang dari rotan ini karena mereka membawa buah sawit dengan motor, bukan dengan mobil.

Pria yang berdomisili di Koto Padang, Kecamatan Koto Baru ini juga berharap perhatian penuh dari Pemda. Hal yang paling dibutuhkan adalah aspek permodalan dan distribusi pemasaran. Kedua aspek ini sangat penting untuk percepatan dan kemajuan UMKM ini kedepannya

“Kami sebagai pelaku UMKM seperti ini sebenarnya sangat membutuhkan bantuan masif dari Pemda, karena kami mengalami keterbatasan dana dan usaha kami juga belum memiliki strategi pemasaran yang canggih dan belum bisa menjangkau banyak konsumen,” imbuh pria murah senyum ini.

Ketika disuntik dengan modal dan dibekali dengan strategi pemasaran yang tepat, maka kedepan UMKM seperti ini akan berkembang dengan pesat di Kabupaten Dharmasraya karena memang sangat dibutuhkan oleh pasar. (DOD)

You cannot copy content of this page

%d blogger menyukai ini: