Wabup H.Ahmad Zamakhsyari Menghadiri Acara Milangkala Bedog Karawang PBK di Desa Lemahduhur

70

Kab.Karawang – FBN | Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari yang akrab dipnggil Kang Jimmy menghadiri Paguyuban Bedog Karawang (PBK) menggelar Milangkala yang ke 2,dengan peserta komunitas sejawa barat,setelah itu dilanjutkan kirab seluruh peserta mengelilingi wilayah Desa Lemahduhur.

Dimeriahkan ragam acara yang di gelar seperti, Topeng, pop sunda, pencak silat, jaipongan, karinding, atraksi bambu gila, rajah sunda, debus dan aktraksi ular bertempat dihalaman Kantor Desa Lemahduhur, Kecamatan Tempuran, Minggu (24/11/2019).

Dalam sambutannya Wabup menyampaikan apresiasi kepada Bp. H. Yakub selaku Pengurus Paguyuban Bedog Karawang ( PBK ) merupakan paguyuban yang mengoleksi benda pusaka peninggalan zaman terdahulu khususnya bedog (Golok) asli Karawang yang digunakan oleh para leluhur Karawang dijaman dulu. Bedog atau golok asli Karawang yang dikenal dengan sebutan lubuk itu rata-rata berusia ribuan tahun.

Menurut pengurus Paguyuban Bedog Karawang, H. Wahab terbentuknya paguyuban bedog karawang ini atas dasar kecintaan sejarah dan ingin melestarikan budaya Sunda khusunya Karawang, agar bisa diketahui oleh masyarakat luas dan generasi penerus.

Paguyuban bedog atau golok Karawang ini, Awalnya orang-orang pada hobi mengeloksi benda pusaka bedog atau golok Karawang, sehingga membentuk sebuah wadah paguyuban. Ini Milangkala yang ke 2, sambungnyaā€¯
Wabup sangat mengapresiasi pada jajaran pengurus Paguyuban , ditengah tengah banyaknya budaya asing yang masuk dikeseharian kita, namun Paguyuban PBK tetap semangat dan konsisten untuk mempertahankan Budaya Asli Sunda khususnya budaya asli Karawang.

Lebih lanjut Wabup Karawang H. Ahmad Zamakhsyari Kang Jimmy melanjutkan Sejarah,Raden Adipati Singaperbangsa, dikenal pula dengan sebutan Panembahan Singaperbangsa, Dalem Kalidaun atau Eyang Manggung, adalah Bupati Kabupaten Karawang pertama dan menjabat dari tahun 1633 sampai 1677 dengan gelar Adipati Kertabumi IV.

Menurut sejarah resmi Kabupaten Karawang, Singaperbangsa adalah putera Wiraperbangsa dari Kerajaan Galuh
Singaperbangsa mempunyai garis keturunan dari Prabu Geusan Ulun, penguasa kerajaan Sumedang Larang. Dia adalah putera dari Adipati Kertabumi III yang telah berhasil mengusir Pangeran Nagaragan dari Banten.

Nagaragan sebelumnya berusaha menguasai daerah Karawang. Keberhasilan Adipati Kertabumi III ini membuatnya dianugerahi keris yang diberi nama “Karosinjang” dan perintah untuk tetap memegang kekuasaan di Karawang sebagai wakil dari Sultan Agung dari Mataram. Namun tugas itu tidak dapat ditunaikan karena Adipati Kertabumi III meninggal dunia pada saat berada di Galuh.

Selanjutnya, melalui Piagam Pelat Kuningan Kandang Sapi Gede, Sultan Agung mengangkat Singaperbangsa sebagai penguasa di Karawang dengan gelar Adipati Kertabumi IV
Pengangkatan Singaperbangsa ini dipandang sebagai titik awal lahirnya Kabupaten Karawang, dengan Singaperbangsa sebagai bupati pertama. Dalam melaksanakan tugasnya, Singaperbangsa didampingi oleh Aria Wirasaba, Singaperbangsa disebut (“bupati utama”).

Pada masa pemerintahan Singaperbangsa, pusat pemerintahan Karawang berada di Bunut Kertayasa (sekarang termasuk wilayah kelurahan Karawang Kulon. Singaperbangsa wafat pada tahun 1677.

Makam Singaperbangsa ada di komplek pemakaman para bupati Karawang yang terletak di desa Manggungjaya, Cilamaya Kulon, Karawang. Oleh karena itu Singaperbangsa juga dijuluki “Eyang Manggung”.

Komplek pemakaman ini diziarahi masyarakat Karawang.
Wabup mengahiri sambutannya, sangat mendukung dan mensupport kegiatan PBK ini dan patut untuk terus dilestarikan agar masyarakat dan generasi penerus bisa mengenal sejarah Karawang dan Kami harap kegiatan seperti ini terus dilestarikan dan jangan berhenti sampai disini,”tutupnya

Reporter : ( A. Rachmat )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini