01/28/2023
Post Visitors:73

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution,SH bersama Kalaksa BPBD, Ir. Arpan Siregar, saat di lokasi banjir

FBN – PADANG SIDIMPUAN || Tinjau beberapa titik wilayah kota Padangsidimpuan yang di Landa banjir, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution,SH di dampingi Kalaksa BPBD Kota Padangsidimpuan Ir. Arpan Siregar dan Plt.Kasat Pol PP Padangsidimpuan Ir. Ali Ibrahim Dalimunthe meninjau lokasi banjir yakni di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, ada beberapa titik yang terdampak bencana banjir akibat hujan dengan intensitas yang cukup tinggi pada Selasa malam, (23/09/20), Padangsidimpuan Sumatera Utara.

Beberapa di antaranya, Desa yang mengalami genangan air akibat curah hujan yang tinggi adalah Desa Goti, Desa Manegen dan Desa Manunggang Julu Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.

Genangan air yang mengakibatkan rumah warga terendam air akibat intensitas atau curah hujan tinggi, terjadi lebih dari tiga jam lamanya mengakibatkan aliran sungai dan parit tidak mampu menampung debit air hujan. Tetapi begitu hujan mereda genangan air perlahan-lahan surut jua.

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution saat meninjau langsung lokasi banjir mengatakan, Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara memang setiap tahun selalu terjadi. Namun pihaknya selama ini telah melakukan sejumlah langkah untuk menangani banjir tahunan / musiman itu. Salah satunya dengan upaya normalisasi aliran Sungai.

Namun, intensitas hujan yang cukup tinggi membuat air sungai meluap dan sebagian wilayah tetap dilanda banjir. Untuk itu kedepan pihaknya akan terus mencari solusi bagaimana agar dampak banjir yang terjadi dapat diminimalisir.

“Nanti kita akan cari jalan keluar, sehingga jika banjir terjadi harus ada penyelesaiannya. Kalau tiap tahun tetap terjadi, kita akan selalu mencoba untuk meminimalisir dampak bencana banjir ini , akan kita upayakan semaksimal mungkin,” tutur Walikota Padangsidimpuan saat meninjau lokasi banjir.

Pihak BPBD sendiri, telah melakukan berbagai upaya untuk menangani bencana banjir yang terjadi seperti evakuasi barang – barang warga yang terendam banjir.

“Diperlukan kesadaran masyarakat juga dalam rangka membuang sampah harus pada tempatnya, jangan sembarangan hingga dapat menyumbat aliran air. Kedepan kita juga harus lebih banyak memperbaiki sungai-sungai kecil dengan normalisasi , di samping upaya dari pemerintah, terhadap masyarakat juga dihimbau agar menjaga kebersihan lingkungan kita masing-masing jangan menimbulkan efek negatif bagi kita semua nantinya,” imbuhannya.

Pada tinjauan itu Walikota Padangsidimpuan juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati – hati mengingat pada saat ini sedang musim penghujan, tidak menutup kemungkinan akan ada lagi banjir maupun tanah longsor di daerah perbukitan.

Terpantau, beberapa titik banjir juga berada di wilayah kecamatan Padangsidimpuan Selatan yakni di antaranya kampung Sipirok kelurahan Losung, gang adil kelurahan Padangmatinggi. Sementara di seputaran kelurahan Sadabuan Kecamatan Padangsidimpuan Utara terlihat sampah berserakan akibat muntahan dari parit / drainase yang tak sanggup menampung nya.

Informasi dihimpun dari Humas dan protokol Komunikasi Pimpinan Kota Padangsidimpuan. ( FBN 050 )

You cannot copy content of this page

%d blogger menyukai ini: