oleh

Warga Bandar Baru yang Mengalami Kelumpuhan Impikan Bantuan Kursi Roda

FBN # PIDIE JAYA – Tim Aksi Peduli Umat Aceh mengunjugi kediaman Nita Suria (36) yang mengalami Kelumpuhan sejak satu tahun terakhir, Warga Gampong Abah Lueng Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya, impikan bantuan kursi roda. Selasa, (01/05/2021).

Nita Suria seorang Ibu rumah tangga, Mareka merupakan adik kandung dari Jalaluddin mantan kombatan Gam yang selamat dari peperangan di masa konflik antara GAM dengan TNI yang mengakhibatkan syahidnya Tgk Abdullah Syafi’i.

Informasi dari warga Nita juga orang aktif membela dan membantu perjuangan GAM semasa Aceh masih konflik namun sekarang nita sudah mengalami sakit yang sangat parah (Terjepit saraf pinggang) hingga mengalami kelumpuhan separuh badan kebawah.

Saat media online ikut mendatangi kerumahnya bersama Tim Aksi Peduli Ummat, Nita menceritakan kondisi hidup dikaruniakan oleh Allah, Alhamdulillah saya mempunyai dua orang anak, yang saat ini masih usia sekolah yang pertama bernama Supriadi duduk dibangku SMP dan Zawir Hanif Anak yang kedua masih dibangku SD.

Lanjut Anita, suaminya seorang buruh tani yang harus bekerja setiap hari pagi dan sore mencari nafkah, dan biaya berobat istri beserta biaya pendidikan anaknya, saat ini nita dirawat oleh ibu kandung di Gampong Abah Lueng.

Dilokasi yang sama, Nuraini Musa (68) ibu kandung Nita menjelaskan, Anak saya sudah setahun lebih menderita sakit, dan pengobatan sudah beberapa kali kami bawa ke rumah sakit daerah hingga ke RSUZA Banda Aceh, sudah dua kali menjalani operasi namaun masih tak kunjung sehat”, jelasnya pada media.

Sementara “Saat ini kami hanya menjalani pengobatan tradisional seadanya, karena kondisi keuangan sudah tidak memungkinkan lagi untuk berobat, walaupun dokter bilang harus rawat inap di Rumah sakit, tapi apadaya semua tabungan selama ini sudah terkuras habis”.

Ibu kandung Nita berharap adanya pihak yang bisa membantu dalam kesulitan ini, terutama Kursi Roda agar kami lebih mudah merawatnya, dan Saat ini semua aktifitas bisa dia lakukan di tempat terbaring. Imbuh Nuraini dengan nada sedih.

Menurut Ketua Aksi Peduli Umat Aceh, Ramadhana menyampaikan pada media, Kunjungan Tim Aksi Peduli Umat kali ini berdasarkan laporan dari tetangga Nita saat tim mengunjungi rumah Linda Asyura (Pasien Lupus) beberapa hari yang lalu”.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami di mana ada kesulitan kita bantu seadanya dan mendengar keluhan dari orang yang kesulitan tersebut terutama masyarakat kurang mampu”, Pungkas Ramadhana.

Dalam kunjungan hari ini, nanti kita upayakan memfasilitasi untuk bisa mendapatkan bantuan pengobatan dan kebutuhan lainnya seperti kursi roda yang di inginkan oleh ibunya”, pungkas Ramadhana. (Wanispijay)

Komentar

Fokus Berita Nasional