Warga Civest Hill Kabupaten Bekasi Sesalkan Pihak Pengembang Tak Berikan Izin Pendirian Rumah Ibadah

60

KAB. BEKASI, FOKUS BERITA NASIONAL.COM | Diduga tidak mendapatkan izin mendirikan tempat ibadah masjid di areal perumahan oleh pengembang perumahan Grup ISPI, sebanyak 116 Kepala Keluarga di perumahan Civest Hill Cluster Devaley, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi Jawa Barat , terpaksa mendirikan tempat ibadah ala kadarnya.

Tempat ibadah sementara ini mulai didirikan pada Rabu (1/5/2019). Lokasi tempat ibadah ini berdiri ditengah jalan pemukiman di sudut paling ujung perumahan Cluster Devaley. Bangunan didirikan menggunakan rangka besi seadanya dan menggunakan atap baja ringan.

“Warga sudah mengajukan permohonan ke pihak pengembang, namun tidak diizinkan dengan alasan tidak ada lahan Fasos Fasumnya,” ungkap Ketua RT, Bram Ananthaku saat dijumpai dilokasi pembangunan tempat ibadah. Kamis (2/5/2019)

Bram mengatakan, lokasi perumahan Cluster Devaley berada jauh dari rumah ibadah. Sehingga inilah yang menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi para warga dan sudah tiga tahun tidak adanya rumah ibadah ditambah ini sudah memasuki bulan suci Ramadhan.

Selain itu juga, menurut Bram keberadaan tempat ibadah jika dekat dengan rumah warga akan membantu masyarakat dalam mendidik anak-anak membentuk karakter generasi masa depan yang berahlak terlebih sekitar 80 persen warganya mayoritas beragama Islam.

Hingga kini, lanjut Bram warga terus memperjuangkan niatnya untuk mendirikan tempat ibadah. Cluster Devaley sampai saat ini telah dihuni sekitar 116 Kepala Keluarga. Dari penuturan warga, areal perumahan masih terdapat banyak lahan yang tidak terurus.

“Tiap audiensi dengan pengembang, warga selalu dipertemukan dengan staf-staf yang tidak memiliki kapasitas dalam memutuskan,” tegas Bram.

Warga menambahkan, jika nanti diizinkan adanya lahan mendirikan tempat ibadah. Warga akan dengan mandiri melakukan pembangunan. “Kita ingin lahannya berada di tengah sehingga warga akan mudah menjangkau. Untuk pembangunan kami akan mendirikan dengan mandiri secara gotong royong,” tukasnya. (jhon)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini