10/02/2022
Post Visitors:41

FBN – TANGERANG BANTEN || Warga masyarakat Desa Bakung menolak kertas dan menutup Usaha Galian Tanah di Desa Bakung Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang Banten. Minggu 16/08/2020.

Usaha Galian Tanah Tersebut ditutup warga diduga tidak memiliki Ijin, warga merasa sangat terganggu dan menolak keras adanya kegiatan Usaha yang yang berdampak kerusakan terhadap lingkungan.

Kudar salah satu warga sekaigus mantan Ketua BPD Desa Bakung yang ikut dan mewakili warga saat ditemui oleh Awak Media membenarkan bahwa warga menutup Usaha Galian Tanah karena bukan saja dapat merusak lingkungan tapi diduga kuat tidak memiliki Ijin.

” Kami Warga Desa Bakung menutup Usaha Galian Tanah di Desa Kami, karena dapat menimbulkan kerusakan pada lingkungan, dan Kami menduga bahwa kegiatan tersebut tidak memili Ijin ”, Terangnya.

Hal senada juga diucapkan oleh H. Mastari sesep Desa Bakung yang ikut bersama warga saat penutupan berlangsung, ” Saya sebagai warga menolak keras adanya Usaha Galian Tanah di Desa Bakung, karena dampaknya dapat merusak Lingkungan dan sangat mengganggu bagi Kami warga setempat, apalagi tidak memiliki Ijin ”, Ucapnya kepada Awak Media.

Menanggapi hal tersebut Dedi Anggota/Investigator LSM Monitoring Law Justice Provinsi Banten, memberikan komentar dan berharap Pihak yang Berwenang segera menyikapi, karena jika memang Usaha tersebut tidak memiliki Ijin itu adalah upaya melawan hukum dan harus segera ditindak.

” Kami berharap kepada Pihak yang mempunyai kewenangan segera bertindak, kalau Usaha Galian Tanah tersebut tidak memiliki Ijin itu adalah tindakan melawan hukum karena merusak Lingkungan ” , Tegasnya.

(Syarifuddin)

%d blogger menyukai ini: