09/25/2022
Post Visitors:37

KALBAR,MELAWI -FBN || Warga Desa Melamot Bersatu Kecamatan Pinoh Utara Kabupaten Melawi sangat berharap ada penerangan listrik dari PLN yang masuk ke desanya karena sudah puluhan tahun bahkan sejak desa tersebut berdiri mereka belum juga menikmati penerangan listrik. Padahal jaringannya sudah ada dan sebagian desa sudah teraliri listrik.

Akibatnya bukan hanya masalah penerangan, warga juga mengalami kesulitan mengakses informasi dari luar desa bahkan yang lebih memprihatinkan kondisi ini berimbas pada perekonomian warga yang jauh di bawah standar hidup layak sehingga dampaknya selain berimbas pada keadaan perekonomian dan juga mempengaruhi akses informasi dari luar.

Salah seorang warga yang namanya enggan disebutkan mengatakan beberapa warga ada yang sudah membayar uang muka dengan nilainya bervariasi sesuai kebutuhan melalui jasa instalatir resmi/CV. pada tahun 2018 yang lalu dengan harapan mereka segera menikmati penerangan listrik dari PLN.,jelasnya kepada media Fokus Berita Nasional.Net dan media Sidikkasus.co.id dan beberapa media.

Menurut informasi yang beredar pihak PLN belum bisa mengaliri arus listrik ke desa tersebut disebabkan jaringan terlalu banyak pepohonan seperti kebun masyarakat yang berada di sekitar jaringan dan melewati tanaman kelapa sawit milik perusahaan PT.Rafi Kama Jaya Abadi (RKA).

Pada senin,”(07/09/20).pagi, 5 (Lima) media bertandang dan menanyakan langsung kepada general manager PT. Rafi Kama Jaya Abadi mempertanyakan hal yang berkaitan tersebut diatas, Hendra selaku General Manager PT.Rafi Kama Jaya Abadi (RKA) Mengatakan ada sepanjang 12 km jalan milik perusahaan yang dilintasi jaringan tegangan tinggi PLN dan dibawahnya sudah ada tanaman kelapa sawit.jelasnya

Hendra juga mengatakan “kami pihak perusahaan tidak ada masalah jika itu demi kepentingan masyarakat,
namun semua itu kan ada mekanisme yang harus di sepakati dan duduk bersama serta berkoordinasi itu semua tergantung dari pihak PLN sendiri.”pungkasnya.

(Didik/Tim)

%d blogger menyukai ini: