07/06/2022
Post Visitors:51

FOKUS BERITA KARAWANG – Warga Desa Sabajaya Kecamatan Tirtajaya di kejutkan adanya kematian bayi dalam kandungan pasca tindakan operasi di Rumah Sakit Ibu dan Anak Dr Djoko Pramono Karawang, pada hari Minggu ( 15/2/2022)

Sebelumnya Suherti ibu hamil warga Desa Sabajaya di tangani kelahirannya oleh ibu bidan Neneng hari Sabtu tanggal 14 mei 2022 di tempat rumah kediamannya di Desa Bolang, dan itu pun sesuai dengan arahan dan rujukan ibu Selvi bidan Desa Sabajaya ke ibu Seherti (Bumil) untuk proses penanINSgan kelahiran medis ke ibu bidan Neneng.
Mengingat bayi belum juga lahir (keluar) beberapa jam serta mengeluarkan pendarahan banyak maka ibu bidan Neneng menyarankan Bumil tersebut untuk di rujuk ke Rumah Sakit ibu dan anak, dr djoko pramono karawang di perkirakan jam 12.00 wib. Senin (16/05/2022)

Atas kejadian tersebut di wilayah Desa Sabajaya Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sabajaya Ibu Manah Sumiyati angkat bicara.

” Kejadian yang sangat memilukan dan teriris hati tentu ini kita jadikan pembelajaran untuk tidak terulang hal yang sama cukup ini yang pertama dan terakhir yg menimpa ibu Suherti ( Bumil ) dan kami pun atas nama BPD Desa Sabajaya ikut berduka yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini tentu kami berharap kepada semua pihak baik tim kesehatan maunpun bidan-bidan yang ada di wilayah desanya masing-masing untuk ditingkatkan kembali sosialisasi demi pencegahan agar tidak ada lagi kematian bayi dalam rahim ibu hami ( Bumil ).” Ucap nya.

Lanjutnya “Kami dalam hal ini tidak ada niatan untuk saling menyalahkan kepada semua pihak, tetapi mari kita sama – sama kasus kematian bayi ini di jadikan pembelajaran kita semua jangan sampai terulang kembali di wilayah Desa Sabajaya dan wilayah lainnya.

Hal yang senada di sampaikan oleh sekretaris PPDI Karawang Aan Karyanto yang juga Kakak dari ibu Suherti ( Bumil ) pada saat di tempat PMI Karawang melalui by telepon.

” Tentu kami sebagai keluarga sudah ikhlas atas kejadian ini karna sudah takdir ilahi yang punya rencana lain, kami keluarga dan ibu bidan sudah berusaha semaksimal mungkin bahkan ( Bumil ) adik saya pun ya Nyawa taruhannya untuk menyelamatkan bayinya, tentu ini kita ambil hikmah dan pelajarannya hobil khusus buat tim kesehatan yang ada di Wilayah Puskesmas Tirtajaya, kejadian ini cukup adik saya berjuang mempertahankan dan menyelamatkan sehingga gugur buah hatinya semasih dalam kandingan rahim jangan sampai terulang bagi yang lain, perlu di tingkatkan lagi pencegahan dini di saat hamil dan berikan pemahaman ke warganya.” Ucap Aan.

(Topan)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: