Warga Minta Mapolres Tanjung Mutiara Bertindak, Armada CPO Diduga Banyak Dibekingi Oknum

56

FOKUS BERITA NASIONAL | KABUPATEN AGAM, SUMATERA BARAT – Maraknya modus pencurian Minyak Sawit Mentah Crude Palm Oil (CPO) yang di angkut oleh armada tronton, aparat penegak hukum terkesan diam dan sulit untuk”di bratas”.

Kegiatan tersebut sudah jelas ” tindakan dan perbuatan tidak terpuj’ namun seperti di legalkan.

Kegiatan pembelian (CPO) yang bejalan mulus di daerah Tiku yang berjarak kurang lebih 400 Meter dari Mapolsek Tanjung Mutiara Kabupaten Agam (Sumbar).

Salah seorang masyarakat sekitar yang tak mau disebutkan namanya mengatakan (CPO, dengan sebutan nama miyak kencing ‘ di Tiku sulit di berantas ‘pasalnya, kami dari pihak masyarakat sekitar” menduga” ada oknum yang berinisial (RK) sebagai kepala operasional lapangan, merasa di duga kuat dekat dengan aparat penegak hukum, di wilayah Agam.

Kenapa kami menyampaikan demikian pada wartawan, berinisial (RK) sering menyebut di kala duduk di warung kalau dirinya sering di panggil Kapolres. “Sehingga dia seperti tidak tersentuh hukum.”

Kami selaku masyarakat juga ber-asumsi positif dengan kedekatan dengan pihak Mapolres Agam. Satu-satunya tempat (CPO) miyak kencing yang tak bisa di tutup”

Yang lainnya seperti di’ Bancah’ tungka Durian tinggalang Bawan’ sudah di tutup. Dan juga (CPO) di sungai Jaring ‘bak kerakap tumbuh diatas batu, hidup segan matipun tak mau.

Hanya (CPO) miyak kencing yang di kelola (RK) yang beroperasi mulus. Itulah yang menjadi acuan bahwa (RK ) dekat dengan penegak hukum Agam. Jelasnya ”

Sementara itu Salah seorang sopir armada juga mengatakan saat mereka menjual (CPO )nya, tidak ada ngebon,(RK) membayar dengan tunai.

Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat Yang mengaku namanya tidak mau disebutkan, mengatakan “sangat menyayangkan kondisi tersebut berjalan mulus, padahal perbuatan tersebut jelas merugikan perusahaan pemilik (CPO) dengan sebutan miyak kencing”

Dan kami berharap bapak Kapolres Agam “agar segera turun kelapangan tersebut” biayar jelas ilegal atau tidaknya keberadaan (CPO) tersebut serta kami berharap kalau bisa pak kapolres” menutup kegiatan tersebut. Demi menjaga nama baik Negeri kami”

TERKAIT”dengan adanya dugan mencuri miyak mentah Crude Palm Oil (CPO) dengan sebutan miyak kecing tersebut, yang di bawa oleh awak oknum sopir troton dari arah Pasaman dan sekitarnya yang di bokar di Tiku Agam Sumatera Barat.

Awak media fokusberitanasioanal. com ini ” mencoba menyabangi Kapolres Agam Sumatra Barat, melaluai (WhatsApp ) pribadi pak Kapolres’ namun ironisnya sampai brita ini” kami tayangkan ke kantor redaksi”sampai sekarang, kami belum mendapat jawaban dari pihak Mapolres Agam. (Zaherman)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini