KAB. BATUBARA, FOKUS BERITA NASIONAL | Warga Dusun VII Desa Bagan Baru Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batubara, Ilunsyah (29) diduga melakukan penggelapan dan atau penipuan 1 unit mobil milik korban Syafril.

Korban Syafril (35), warga Dusun IV Desa Pematang Rambai Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batubara kehilangan mobil Daihatsu Grand Max BK 1943 VW miliknya yang sebelumnya dirental (sewa) oleh tersangka.

Kapolsek Labuhan Ruku Polres Batubara AKP. Selamat, SH kepada wartawan menjelaskan Tim opsnal Polsek Labuhan Ruku dipimpin Kanit Reskrim Iptu J. Sitinjak akhirnya membekuk tersangka M.IM.Ilunsyah dari tempat persembunyiannya, Sabtu (10/8/2019).

Dijelaskan Kapolsek, pada Kamis (02/05), sekira pukul 15.00 wib tersangka M.IM.Ilunsyah mendatangi korban di rumahnya dengan alasan hendak meyewa (rental) mobil Daihatsu Grand Max BK 1943 VW milik korban selama 3 bulan dengan harga rental sebesar Rp.15.000.000, terhitung 02/05 hingga 02/08.

Korban menyetujui mobilnya dirental selama 3 bulan dan tersangka menyerahkan uang sewa sebanyak Rp. 15 Juta dibuktikan dengan kwitansi.

Namun setelah berlalu masa 3 bulan penyewaan, tersangka tak kunjung mengembalikan mobil milik korban.

Khawatir mobilnya telah disalahgunakan oleh tersangka akhirnya korban membuat laporan polisi di Polsek Labuhan Ruku.

Pada laporannya korban mengaku mengalami kerugian materil sebesar Rp. 115 Juta.

Selanjutnya tim opsnal Polsek Labuhan Ruku dipimpin Kanit Reskrim Ipda J. Sitinjak melakukan penyidikan dan penyelidikan keberadaan tersangka.

Tersangka yang sudah diketahui keberadaannya akhirnya dibekuk polisi di tempat persembunyiannya, Sabtu (10/08/2019).

Kasus tersebut hingga kini masih didalami Polsek Labuhan Ruku dan barang bukti 1 lembar kwitansi sewa mobil disita guna proses hukum selanjutnya.

Kepada tersangka dikenakan Pasal 378 subs pasal 372 KUH Pidana dalam kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan.

Dirilis sesuai data jangkau.com (Supriadi)

By

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *