09/27/2022
Post Visitors:76

KARAWANG – FBN | Totoang cangkring yang selama ini tidak ada PJU, Diharapkan pemerintah desa payungsari segera mengusulkan lantaran dikhawatirkan bisa menyebabkan aksi kriminalitas saat malam hari. (13/07/20).

Jalan yang sepi kerena minimnya penerangan membuat suasana sekitar menjadi terkesan mencekam jika pada malam hari. Belum lagi, disamping kanan kirinya adalah pesawahan yang luas. Bisa dibayangkan bagaimana mengendarai sepeda motor seorang diri di jalan tersebut, dimana jika pada malam hari hanya di terangi oleh lampu motor. Hal buruk mungkin bisa saja terjadi, mogok, kehabisan bensin, atau dihadang begal.

Diharapkan, pemerintah setempat memperhatikan jalan tersebut yang menjadi jalan utama yang menghubungkan antara kecamatan pedes dan kecamatan cibuaya.

Pemasangan lampu PJU, sangat diharapkan pengguna jalan yang selain untuk penerangan jalan yang selama ini gelap gulita, masyarakat juga akan merasa nyaman serta bisa meminimalisir aksi kejahatan. Para pengguna jalan bisa berkendara tanpa merasa gelap lagi yang hanya mengandalkan lampu motor.

Ono maryono selaku Kadus atau wakil di dusun bayur dua, sangat mendukung dan menghapkan pemasangan PJU di totoang cangkring. Sebagaimana pernyataannya saat FBN menyambanginya. “Saya sering mendengar waktu belum pemerintahan Bpk Amas subhan sebagai kepala desa payungsari, pernah sering kejadian perampasan perampasan motor disitu, pas di cangkring. Memang saya mengharapkan pemasangan, cuman pas saya lihat tiang listriknya di tengah sawah. Itu harus pakai tiang baru dipinggir jalan seperti hal nya tiang kecil seperti tiang telepon. Saya mendukung Apalagi sekarang kejadian perampasan motor sudah dua kali. Saya mohon secepatnya kepada pihak yang berwenang yang lebih berwenang, kalo bisa segera tolong pasang penerangan untuk kepentingan bersama terutama pengguna jalan”. Ucap Ono Maryono.

Selaras dengan apa yang dikatakan salah satu anggota LSM yang ada di Desa Payungsari. “setidaknya kalo ada penerangan, orang yang akan berbuat jahat juga akan berpikir dua kali” kata Eman Barong anggota LSM GMBI

Hal senada juga di ucapkan oleh Yusuf selaku anggota LSM NKRI ” itukan gelap, seharusnya terang. Mungkin pemerintah bisa memperhatikan. Karena pasti akan rawan kejahatan dan kecelakaan”.

Begitupun dari anggota ormas BAMUSWARI bernama Odoy. ikut mengomentari dengan tidak adanya penerangan di jalan tersebut. “Karena dilokasi tersebut suasana sangat sepi dan gelap, harapan Bamuswari, pengajuan PJU tersebut segera direalisasikan”.

Dede Amas Subhan S.hut selaku kepala desa payungsari kecamatan pedes, Begitu menanggapi hal tersebut dengan begitu pentingnya pemasangan lampu PJU di lokasi tersebut karena minimnya penerangan.
“Insya Allah dalam waktu dekat, pemerintah Desa Payungsari akan mengusulkan pemasangan PJU di daerah perbatasan antara puspasari dengan payungsari. Mudah mudahan di tanggapi atau direalisasi oleh pihak dinas PUPR kabupaten karawang. Dalam waktu dekat insya Allah kita akan membuat permohonan tersebut”. Ucap kepala desa payungsari kecamatan pedes.

(Ahmad)

%d blogger menyukai ini: