12/03/2022
Post Visitors:82

FBN – Jambi || Penutupan Kantor FSPTI Ilegal yang mengaku Pimpinan Daerahnya (PD) Jon Veri Sihaloho di Jalan Lingkar Selatan dekat simpang empat Pal X Kota Jambi yang dilakukan Judi Salis pada tanggal 12 November 2020 membuat kubu Jon Veri tidak berkutik.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FSPTI Provinsi Jambi yang sah, Natal Parlindungan Hutabarat setelah Satgas menurunkan spanduk dan plang logo merek FSPTI juga yang menempel di dinding kantor Jon Veri di turunkan semua, langsung membuat surat pernyataan yang ditanda tangani Benni Edrico Tambunan salah satu anggota Jon Veri yang disaksikan pihak Kepolisian, Ketua RT 05 Bapak Kuswanto juga Satgas yaitu :

1. Bagi yang menggunakan merek dan logo FSPTI tanpa Izin, dilarang untuk memasangnya kembali.

2. Barang maupun peralatan kantor tidak ada yang rusak.

Judi Salis mantan Ketua PD FSPTI Provinsi Jambi menegaskan, “awalnya kantor itu saya yang membukanya, dan setelah saya pelajari berdasarkan yang sudah dilatenkan dan disahkan oleh HAKI (Hak Kekayaan Intelektual Kemenkumham) RI bulan Februari 2020, bahwa Ketua Umum FSPTI yang SAH adalah Bapak Surya Bakti Batubara Jakarta, dan saya menyadari terjadinya kekeliruan ini, karena saya dulu yang membuka kantor itu tentu saya bertanggung jawab menutupnya demi meluruskan berjalannya organisasi F SPTI. Maka kepada seluruh anggota FSPTI yang di daerah, juga kepada Intansi terkait Polri, adalah yang SAH dan Yang Berhak Menggunakan Merek dan Logo F SPTI di wilayah Hukum Provinsi Jambi, adalah yang di bawah kepemimpinan Bapak Natal Parlindungan Hutabarat,” tegasnya.

Kemudian Ketua DPC, FSPTI Kota Jambi Ariyanto Harianja menjelaskan. “Berdasarkan hak paten oleh HAKI maka kita harus menurunkan Logo dan merek F SPTI yang terpasang di kantor si Jon Veri itu. Untuk itu saya tegaskan kepada seluruh anggota yang sempat bergabung dibawah pimpinan si Jon Veri, supaya segera bergabung kepada yang resmi. Karena seluruh Satgas kami akan turun keseluruh daerah untuk menswiping, karena di Provinsi Jambi hanya ada satu FSPTI di bawah kepemimpinan Bapak Natal Parlindungan.

“Jadi sekali lagi saya tegaskan untuk menghindari hal yang tidak kita inginkan, segeralah bergabung, karena si Jom Veri itu tidak dari kader FSPTI dia itu hanya berdasarkan SK dari CP Nainggolan kader yang dipecat. Soalnya untuk menjadi ketua, ada mekanisme yaitu harus kader dulu dan hasil musyawarah anggota itu tertuang di dalam ad/rt, ini harus di pahami, jadi kantor PD Jon Veri telah ditutup dan semua plang spanduk sudah di turunkan kerena ilegal.”

“Untuk itu jika ada lagi nanti yang ngotot mengaku di bawah pimpinan si Jon Veri, dan memasang logo merek FSPTI, maka Satgas kami akan segera menurunkannya, karena termasuk ilegal. Jadi kami beritahukan kepada seluruh perusahaan yang di daerah tidak ada lagi FSPTI kubu Jon Veri karena kantornya sudah resmi ditutup oleh Judi Salis,” tegas Ari.

(LS)

%d blogger menyukai ini: