Yapan Effendi, SH. Dirwaster Provinsi Bengkulu: Surat KPK Cacat Hukum “Telah Melibatkan Banyak Organisasi”

78

FOKUS BERITA NASIONAL | PROVINSI BENGKULU – Dewan Teritorial Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi Provinsi Bengkulu, Kecam surat edaran yang ditujukan kepada Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Jawa Barat.

Dikatakan Dirwaster Provinsi Bengkulu, Yapan Effendi SH, Kepada Awak Media Fokus Berita Nasional.Com, Senin (11/2/2019). Surat edaran yang dikeluarkan Komisi Pemberantasan Korupsi KPK, “Cacat Hukum” pasalnya, surat edaran tersebut sudah jelas melawan hukum, KPK harus belajar dan pahami Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dalam Pasal 41 ayat (5) dan Pasal 42 ayat (5) menegaskan bahwa tata cara pelaksanaan peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, perlu diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Peran serta masyarakat tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan hak dan tanggung jawab masyarakat dalam penyelenggaraan negara yang bersih dari tindak pidana korupsi.

Berdasarkan PP 71 Tahun 2000 Tentang tata cara Pelaksanaan peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan dalam pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, diwujudkan dalam bentuk antara lain mencari, memperoleh, memberikan data atau informasi tentang tindak pidana korupsi dan hak menyampaikan saran dan pendapat secara bertanggungjawab terhadap pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Ini sudah jelas diatur oleh Undang Undang, kenapa hanya Provinsi Jawa Barat yang dilayangkan surat, sementara Kesbangpol Provinsi lainnya tidak di layangkan surat himbauan yang sama, apa bedanya Jawa Barat dengan Provinsi yang lainnya, tegas Yapan.

Kami akan Tempuh jalur hukum, bila Komisi Pemberantasan Korupsi tidak mengkaji dan menarik kembali Surat edaran tersebut, ini sudah jelas adanya permainan elit politik yang sedang memanas di wilayah Provinsi Jawa Barat. (Red-FBN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini