11/27/2022
Post Visitors:88

FBN – KAPUAS HULU,KALBAR || Legislator Millenial NasDem Dapil KalBar II Yessy Melania, S.E Komisi III menyusuri Kabupaten Kapuas Hulu melihat potensi dari kearifan lokal ekonomi alternatif bagi masyarakat Kecamatan Putusibau Utara Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat,” Jumat (27/11/20)

Dalam kunjungannya Yessy dan tenaga ahlinya menyambangi rumah pengolahan tanaman kratom menjadi bubuk kratom bersama anggota DPRD Fraksi NasDem Kabupaten Kapuas Hulu.

Yessy melakukan dialok kepada pengelola dan masyarakat pekerja terkait potensi kratom di Kapuas Hulu, harga jual ditingkat lokal, serta tantangan pengembangan produk dan budidaya tanaman kratom sebagai kearifan lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Salah satu petani kratom Ibu Ruspini menyampaikan harga jual Kratom kering 20.000/kg saat ini, Ruspini juga mengatakan. “Saat ini dukungan pengembangan produk kratom juga masih minim dari pemerintah, padahal potensinya ada dan terkait perijinan budidaya tanaman, dan jual beli produk serta pengelolaannya perlunya dukungan dari pemerintah”. Pinta Ruspini

Yessy memahami bahwa perlunya payung hukum bagi tanaman kratom agar masyarakat tenang serta optimalisasi pengembangannya bisa memberi dampak ekonomi yang baik ditengah tingginya permintaan dipasar global.

Walaupun tentu semua harus diatur agar pemanfaatnya tidak disalah gunakan oleh pihak-pihak atau oknum yang tidak bertanggung jawab karena menurut BNN tanaman kratom masih masuk dalam kategori narkotika.

“Saya juga akan mendorong Kementerian Pertanian untuk segera mengeluarkan hasil kajian dari Kepmentan nomor 104 tahun 2020 yang mengatur Kratom didalamnya,”jelas Yessy

Lanjut Yessy Melania, S.E. “Saya sebagai anggota DPR-RI komisi III fraksi NasDem akan terus berjuang dan menyuarakannya di Senayan karena kratom merupakan tanaman lokal Kalbar yang memiliki potensi ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat dan tentu perlu diberikan payung hukum yang jelas bagi masyarakat”.Ujar Yessy

Yessy ingin pengembangan dan pemanfaatannya SDA memperhatikan kearifan lokal daerah yang otentik sesuai kekhasan masyarakat. Yessy menekankan sesuai amanat UUD bahwa pemanfaatan Sumberdaya Alam sepenuhnya bagi kesejahteraan masyarakat. ” Diera globalisasi, jika ingin negara maju dan masyarakat sejahtera bukan siapa yang terkuat, namun siapa yang tercepat dalam merumuskan inovasi dan kreatifitas serta membaca peluang itulah pemenangnya”. pungkas Yessy

Kunjungan Anggota DPR-RI Yessy Melania,S.E di Kabupaten Kapuas Hulu tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan dan menjaga jarak untuk memutus rantai pernyebaran covid-19.

(Dk/Asp/Ys)

%d blogger menyukai ini: